Kepala Desa Gunung Tamang Didesak Mundur, Ratusan Warga Gelar Aksi Demonstrasi “karena Dugaan Korupsi”

Selasa, 8 April 2025 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUBU RAYA, mitramabes. Com – Ratusan warga Desa Gunung Tamang, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, melakukan aksi demonstrasi di depan kantor desa setempat. Mereka menuntut Kepala Desa Gunung Tamang untuk mundur dari jabatannya karena dianggap tidak memenuhi kewajibannya sebagai pemimpin desa.

 

Kordinator Lapangan (KORLAP) Emelius Eddy, Senin (7/4/2025) dalam aksi demonstrasi tersebut, menyampaikan “bahwa warga Desa Gunung Tamang sudah

tidak percaya lagi dengan Kepala Desa mereka.

 

Kami sudah tidak percaya lagi dengan Kepala Desa kami, karena dia tidak memenuhi kewajibannya sebagai pemimpin desa,” kata Emelius Eddy.

 

Emelius Eddy juga menyampaikan bahwa ada beberapa masalah yang dihadapi oleh warga Desa Gunung Tamang, seperti masalah anggaran, infrastruktur, dan pelayanan publik. “Kami menuntut agar Kepala Desa kami mundur dari jabatannya, karena dia tidak mampu menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi oleh warga Desa Gunung Tamang,” tambah Emelius Eddy.

 

Aksi demonstrasi tersebut di Kawal oleh Aoarat Keamanan. ratusan warga Desa Gunung Tamang, yang membawa spanduk, dengan tuntutan mereka. Mereka juga melakukan orasi dan menyampaikan aspirasi mereka kepada Kepala Desa dan pihak berwenang lainnya,

 

Berikut adalah 16 tuntutan masyarakat Gunung Tamang yang diringkas dan dikategorikan: Masalah Anggaran dan Transparansi

 

1. *Anggaran akhir tahun 2023 dan anggaran ADD maupun DD tidak transparan*: Masyarakat menuntut agar anggaran desa lebih transparan dan akuntabel.

2. *Tidak ada baliho APBDes 2024*: Masyarakat menuntut agar baliho APBDes 2024 dibuat dan ditempelkan di tempat yang strategis.

 

*Masalah Korupsi dan KKN*

3. *KKN mengenai perangkat desa*: Masyarakat menuntut agar perangkat desa tidak lagi memiliki hubungan keluarga atau darah.

4. *Plasma desa tidak diketahui kegunaannya*: Masyarakat menuntut agar plasma desa dikelola secara transparan dan akuntabel.

 

*Masalah Infrastruktur dan Pelayanan Publik*

5. *Ambulan desa tidak diketahui keberadaannya*: Masyarakat menuntut agar ambulans desa dikembalikan dan difungsikan.

6. *Jalan poros RT Separok Dusun Gempar tidak sesuai RAP*: Masyarakat menuntut agar jalan poros RT Separok Dusun Gempar dibangun sesuai RAP.

 

7. *Akses jalan poros Dusun Kancel*: Masyarakat menuntut agar akses jalan poros Dusun Kancel diperbaiki.

8. *Renovasi jembatan Rambat Beton tidak diinformasikan*: Masyarakat menuntut agar renovasi jembatan Rambat Beton diinformasikan secara transparan.

 

*Masalah Kepala Desa dan Pemerintahan Desa*

9. *Kepala Desa lebih mengurus kepentingan pribadi*: Masyarakat menuntut agar Kepala Desa lebih fokus mengurus masyarakat.

10. *Kepala Desa melanjutkan kuliah S-2*: Masyarakat menuntut agar Kepala Desa tidak melanjutkan kuliah S-2 saat menjabat.

11. *Proyek kantor desa terbengkalai*: Masyarakat menuntut agar proyek kantor desa diselesaikan.

 

12. *Kepala Desa tidak mengadakan sosialisasi*: Masyarakat menuntut agar Kepala Desa mengadakan sosialisasi tentang perusahaan PT Gaharu Prima Lestari (GPL).

*Masalah Lain-lain* 13. *Infrastruktur jalan desa yang selalu tergenang banjir*: Masyarakat menuntut agar infrastruktur jalan desa diperbaiki.

 

14. *Tidak aktifnya BPD Desa Gunung Tamang*: Masyarakat menuntut agar BPD Desa Gunung Tamang lebih aktif dalam mengawasi pemerintahan desa.

15. *Pemangkasan anggaran BLTDD*: Masyarakat menuntut agar anggaran BLTDD tidak dipangkas.

16. *Kesewenang-wenangan pihak perusahaan*: Masyarakat menuntut agar pihak perusahaan tidak lagi menerobos lahan masyarakat tanpa ganti rugi.tegas Emelius Eddy.

 

Sampai berita ini di terbitkan Kepala Desa Gunung Tamang belum memberikan pernyataan resmi terkait dengan aksi demonstrasi tersebut.(Mulyadi)

Berita Terkait

Waka Polres Nagan Raya Takziah ke Rumah Duka Almarhum Agus Salim, Tokoh Masyarakat dan Pendiri RKCA.
Kapolsek Kubu melaksanakan pertemuan sekaligus kordinasi dengan aparat & toko masyarakat serta toko pemuda di Pulau Halang kecamatan Kubu Babussalam jelang hari raya Imlek & bulan suci ramadhan 2026 di Pulau Halang.
Polres Selayar Dukung Penuh Rencana Pemkab Laksanakan Kerja Bakti Terpadu Jalankan Instruksi Presiden
polres Rokan hilir, mengadakan konferensi pers, pengungkapan kasus tindak pidana, penyalahgunaan Niaga LPG bersubsidi.
Suasana Haru Iringi Pelepasan Wakapolda Jambi, Brigjen Pol M. Mustaqim
polres Rokan hilir,mengadakan konferensi pers,pengungkapan kasus tindak pidana, penyalahgunaan Niaga LPG bersubsidi.
Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi, S.E, M.M Resmi Buka Musorkab NPCI Kabupaten Tebo 2026
*Gelar Operasi Keselamatan Musi, Satlantas Polres Pagar Alam Turun Langsung ke Jalan*

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 22:43 WIB

Waka Polres Nagan Raya Takziah ke Rumah Duka Almarhum Agus Salim, Tokoh Masyarakat dan Pendiri RKCA.

Kamis, 5 Februari 2026 - 22:41 WIB

Kapolsek Kubu melaksanakan pertemuan sekaligus kordinasi dengan aparat & toko masyarakat serta toko pemuda di Pulau Halang kecamatan Kubu Babussalam jelang hari raya Imlek & bulan suci ramadhan 2026 di Pulau Halang.

Kamis, 5 Februari 2026 - 22:19 WIB

Polres Selayar Dukung Penuh Rencana Pemkab Laksanakan Kerja Bakti Terpadu Jalankan Instruksi Presiden

Kamis, 5 Februari 2026 - 22:17 WIB

polres Rokan hilir, mengadakan konferensi pers, pengungkapan kasus tindak pidana, penyalahgunaan Niaga LPG bersubsidi.

Kamis, 5 Februari 2026 - 22:14 WIB

polres Rokan hilir,mengadakan konferensi pers,pengungkapan kasus tindak pidana, penyalahgunaan Niaga LPG bersubsidi.

Berita Terbaru