Kepala BNN Gelar Rapat Kerja Teknis Bidang Pencegahan Tahun 2025 Tindak Lanjut Efisiensi.

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MITRA MABES Kepala BNN RI Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si., membuka secara resmi Rapat Kerja Teknis Bidang Pencegahan Tahun 2025, di Ruang Teleconference, Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Rabu (19/2). Kegiatan yang digelar secara hybrid ini dihadiri penyuluh narkoba BNN Provinsi dan BNN Kabupaten/Kota seluruh wilayah Indonesia.

 

Rapat ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dalam menghadapi tantangan efisiensi anggaran yang ditetapkan pemerintah. Sebagai leading sector dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), BNN diharapkan tetap menjalankan program pencegahan secara optimal.

 

Dalam menyikapi dan menyiasati hal tersebut, Kepala BNN RI dalam arahan kepada jajarannya, memberikan masukkan khususnya bagi para penyuluh narkoba untuk bisa memanfaatkan berbagai perkembangan teknologi yang ada.

 

“Perkembangan teknologi merubah segala paradigma dalam bekerja, salah satunya kita bisa hadir di segala tempat dengan waktu yang bersamaan,” ujarnya.

 

Untuk menarik perhatian generasi muda pada saat melakukan sosialisasi, para penyuluh narkoba diharapkan dapat membuat narasi pendek disertai bahasa yang mudah dicerna dan dimengerti oleh generasi muda. Selain itu, media sosial milik BNN setempat diharapkan dapat membuat konten tentang narkoba yang menyasar anak muda dengan memanfaatkan tren/ momen yang sedang viral saat itu.

 

Selanjutnya, sebagai sarana outfut program kerja yang telah dilaksanakan, BNN dapat menggandeng tokoh masyarakat dalam penyebaran informasi, para influencer media sosial, instansi terkait yang memiliki media penyebaran informasi, maupun para pengusaha yang memiliki orientasi terhadap pembinaan masyarakat, ungkap Marthinus Hukom.

 

Sementara itu, Deputi Pencegahan BNN RI, M. Zainul Muttaqien, S.I.K., S.H., M.A.P, pada rapat tersebut memaparkan tentang langkah strategis BNN dalam menetapkan tiga lokasi khusus di bidang pencegahan narkotika, yaitu wilayah pesisir, perbatasan, dan kawasan rawan. Ini yang nantinya menjadi peran penting bagi para penyuluh narkoba dan relawan narkoba dalam mendukung strategi BNN.

 

Adapun rincian target output kegiatan prioritas nasional Deputi Bidang Pencegahan adalah sebagai berikut:

1.⁠ ⁠Fasilitasi program P4GN bidang pencegahan berbasis sumber daya pembangunan desa, atau pembentukan desa dan kelurahan bersinar sejumlah 214 desa atau kelurahan.

2.⁠ ⁠Fasilitasi pendidikan anti narkoba pada keluarga, atau intervensi ketahanan keluarga antinarkoba sejumlah 4.280 keluarga.

3.⁠ ⁠Fasilitasi pendidikan anti narkoba pada satuan pendidikan, atau pengembangan softskill di satuan pendidikan sejumlah 392 lembaga.

4.⁠ ⁠Pelatihan teknis mitra pelaksana P4GN bidang pencegahan, atau pembentukan remaja teman sebaya anti narkotika di 955 komunitas dengan melibatkan 1.910 orang remaja.

 

Meskipun menghadapi tantangan dalam hal anggaran, hal ini tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi komitmen dalam upaya pencegahan narkotika. Justru, kondisi ini harus menjadi pemicu untuk berpikir lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan tugas. Dengan semangat yang sama, mari bersama-sama memastikan bahwa program pencegahan narkotika tetap berjalan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas “.YB /KABIRO BOGOR .

Berita Terkait

*Dua Oknum Polisi Jalani Sidang Kode Etik, KKEP Polda Jambi Putuskan Sanksi PTDH*
Ketua Tim Penasihat Hukum KAWAT Kunjungi Kantor KAWAT, Perkuat Pemahaman Hukum Wartawan
Polres Tebo Ungkap Kasus Narkotika, Dua Pelaku Diamankan dengan Barang Bukti Lebih dari 1 Ons Sabu
Pemberitahuan Perkembagan Hasil Penyidikan Kasus Pencemaran Nama Baik yang diduga dilakukan Zafaruddin Dg Nuntung
Satreskrim Polres Tanah Karo Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Perjudian di Jalan Singa Gg. Melati Lau Cimba
Bupati Humbang Hasundutan Apresiasi Peran PGRI, Lakukan Kegiatan Trauma Healing Pasca Bencana.
Wakil ketua lembaga laskar melayu bersatu, ( LLMB) kec, kubu, kab, Rokan hilir, Datuk budi Hartono, menyatakan sikap,tegas, tetap berada,mendukung polri di bawah presiden Republik Indonesia.
*Operasi Keselamatan Musi 2026, Polres Pagar Alam Gandeng Dishub dan Jasa Raharja Jaga Keselamatan Penumpang*

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:24 WIB

*Dua Oknum Polisi Jalani Sidang Kode Etik, KKEP Polda Jambi Putuskan Sanksi PTDH*

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:38 WIB

Ketua Tim Penasihat Hukum KAWAT Kunjungi Kantor KAWAT, Perkuat Pemahaman Hukum Wartawan

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:33 WIB

Polres Tebo Ungkap Kasus Narkotika, Dua Pelaku Diamankan dengan Barang Bukti Lebih dari 1 Ons Sabu

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:23 WIB

Pemberitahuan Perkembagan Hasil Penyidikan Kasus Pencemaran Nama Baik yang diduga dilakukan Zafaruddin Dg Nuntung

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:24 WIB

Satreskrim Polres Tanah Karo Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Perjudian di Jalan Singa Gg. Melati Lau Cimba

Berita Terbaru

Daerah

Asisten Paryono, Pers Adalah Sahabat Sejati.

Sabtu, 7 Feb 2026 - 07:45 WIB