Humbahas- Mitramabes.com
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menerima Penghargaan Peringkat I Nasional Tahun 2025 atas Pendaftaran Varietas Lokal Terbanyak dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Penyerahan Piagam Penghargaan diserahkan Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian Dr. Ir. Leli Nuryati, M.Sc. dan diterima langsung Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan P. Nababan, S.H., M.H. Turut pada acara tersebut Kepala Bappelitbangda Pahala Lumban Gaol, ST., M.Sc., M.Eng., Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Tukka Siahaan, SP.,MP., Kadis Kominfo Adrianus Mahulae, M.Pd, Kabag Umum Hemat Sitanggang, S.IP.,MM, Kabag Prokopim Irma Simanungkalit, S.STP dan lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Pusat PVTPP Kementan RI mengapresiasi atas upaya Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam mendaftarkan varietas lokal dalam kekayaan varietas lokal.
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan ditetapkan sebagai Pemda yang berkontribusi aktif dalam pendaftaran varietas lokal terbanyak peringkat I Nasional Tahun 2025.
Terdapat 24 varietas lokal terdaftar yaitu Cabai Merah varietas Roberkat, Padi Lokal varietas Sisantik Rara, Padi Lokal varietas Sibelawan, Padi Lokal varietas Sidekke, Padi Lokal varietas Simedan, Padi Lokal varietas Sibirong, Padi Lokal varietas Siharumpang, Padi Lokal varietas Sitali, Padi Lokal varietas Simangantan, Padi Lokal varietas Sirias, Padi Lokal varietas Sipagul, Padi Lokal varietas Sidatang, Padi Lokal varietas Sigabe, Padi Lokal varietas Sibandung, Padi Lokal varietas Sigembira, Nilam varietas Tarabintang, Kopi varietas Onanganjang, Teh varietas Sihikkit, Andaliman varietas Sihikkit, Aren varietas Bagot, Kemenyan varietas Pollung, Terong Belanda varietas Tiung, Mangga varietas Bakkara, Durian varietas Humbang.
Ditambahkannya, perlu langkah strategis meliputi penyimpanan dan perbanyakan benih sumber secara terstandar, pengembangan kebun koleksi sebagai sarana konservasi dan edukasi plasma nutfah, serta proses pelepasan varietas untuk mendukung peredaran dan komersialisasi secara lebih luas. Selain itu, penguatan pembinaan, pendampingan, dan hilirisasi varietas menjadi penting agar varietas lokal tidak hanya terlindungi secara hukum, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi petani dan pelaku usaha perbenihan. Hal tersebut perlu dilakukan secara terencana, berkelanjutan, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Humbang Hasundutan berterima kasih atas penghargaan yang diperoleh dan menyampaikan bahwa Kabupaten Humbang Hasundutan memiliki kekayaan varietas lokal yang tinggi, khususnya pada komoditas tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan dataran tinggi.
Varietas lokal tidak hanya dipandang sebagai komoditas pertanian, tetapi juga sebagai warisan plasma nutfah dan, identitas pertanian masyarakat, serta sumber ekonomi masa depan. Oleh karena itu, perlindungan varietas lokal menjadi sangat penting, baik dari sisi hukum, pelestarian, maupun pemanfaatan ekonominya.
Pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan berhasil mendaftarkan sebanyak 24 varietas lokal ke PVTPP Kementerian Pertanian. Capaian pendaftaran varietas ini menjadi langkah awal yang strategis dalam memberikan perlindungan hukum, memperkuat legalitas varietas lokal, serta membuka peluang hilirisasi dan komersialisasi produk pertanian daerah guna mempercepat capaian pembangunan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Humbang Hasundutan, ujar bupati.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam melindungi sumber daya genetik tanaman sekaligus meningkatkan nilai tambah dan daya saing sektor pertanian berbasis potensi lokal .
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Humbang Hasundutan memaparkan bahwa sektor pertanian masih menjadi penopang utama perekonomian daerah dengan kontribusi
sekitar 43 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Oleh karena itu, pengembangan lanjutan varietas lokal dinilai sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya lokal, peningkatan pendapatan petani, dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui apresiasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang berkelanjutan antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan pertanian yang berdaya saing, berkelanjutan, dan berkeadilan di Kabupaten Humbang Hasundutan.
[ Editor-Smarth ]










