Keluarga Korban Pencurian Menunggu Keadilan Dari Polres Kaur

Jumat, 14 Februari 2025 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bengkulu Kaur/MBS- Memasuki dua Minggu lebih kejadian pencurian sekaligus dugaan perencana dengan kekerasan yang terjadi di kecamatan kelam tengah wilayah hukum Polres Kabupaten Kaur, terkesan belum mendapatkan keadilan hingga kini belum ada aparat kepolisian yang mengecek tempat kejadian sebagai bahan pengembangan, akhirnya masyarakat timbul sifat tidak percaya dengan polisi kalau tidak ada uang akan segera ditindaklanjuti, Jum’at 14/2/2025.

Menurut Korban Ibuk Suristiana” Kami kecewa sekali dengan Polres Kaur tempat kami melaporkan kejadian pencurian dirumah kami tanggal 30 Januari 2025 lalu sampai kini pihak kepolisian belum ada yang datang ketempat kejadian dirumah kami ini guna melihat secara nyata TKP sebagai bahan untuk penangkapan pelaku,akan tetapi sangat sayang hal itu hanya janji kosong oleh Polres Kaur,Jelas Suristiana

Kami menunggu dalm waktu dekat, keseriusan ini dari Polres Kaur, untuk mengungkap kasus ini ,kalu tidak kami akan mencari keadilan ke tempat lain, karena di Polres Kaur Hukum itu “TAJAM KEBAWAH DAN TUMPUL KE ATAS”Kalu kami rakyat kecil ini sulit mendapatkan keadilan dipolres kaur ini , karena kondisi ini sudah menjadi penghinaan harga diri kalu pelaku tersebut tidak ditemukan,Tegas Suristiana

Anak Korban Pencurian Adelia Khoirootun Hisaan” Dengan adanya pelaku pencurian dirumah kami ini, saya dan adek adek saya tidak berani lagi ke dapur dan WC pada malam hari, mengingat kejadian tersebut sangat menakutkan, para pencari tersebut telah mengobrak-abrik tas saya yang ada dikamar kami, serta batu besar dan kayu tergeletak dirumah kami tersebut yang sangat menakutkan, untuk apa batu dan kayu tersebut kalau bukan untuk menyakiti kami bila saat pencurian berlangsung kami dan adek adek kami bangun dari tidur, bisa diperkirakan mereka akan menyakiti kami, kami sangat trauma” Terang Adelia

Kami berharap pihak polisi Kaur segera menangkap pelaku agar ketakutan pada saya dan adik-adik saya tidak takut lagi, Tutup Adelia.

(Team: MBS)

Berita Terkait

Karangan Bunga Jadi Bahasa Kepercayaan, Warga dan Camat Tapung Hulu Apresiasi Gerak Cepat Polri
Polsek Bangkinang Barat Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini di SDN 016 Salo, Green Policing Jadi Kurikulum!
Wamentan Panen Raya Padi dan Sekaligus Pelantikan HKTI Provinsi Riau Di Desa Binuang
Minimnya Infrastruktur di Sinarjawa, Saat Gotong Royong Warga Sindir Wakil Rakyat Dapil IV
Guna Penyegaran Pemkab Nagan Raya Lakukan Rotasi Pejabat Di 13 Instansi.
Dengan Pendekatan Keadilan Restoratif Di Kejaksaan, Sepasang Kekasih Di Kabupaten Simalungun Kembali Merajut Cinta Yang Penuh Damai
Pangdam XXI/Radin Inten Hadiri Rapim TNI–Polri Tahun 2026 di Istana Merdeka
Ditemukannya korban tenggelam di sungai bingei.

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:44 WIB

Karangan Bunga Jadi Bahasa Kepercayaan, Warga dan Camat Tapung Hulu Apresiasi Gerak Cepat Polri

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:37 WIB

Polsek Bangkinang Barat Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini di SDN 016 Salo, Green Policing Jadi Kurikulum!

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:28 WIB

Wamentan Panen Raya Padi dan Sekaligus Pelantikan HKTI Provinsi Riau Di Desa Binuang

Senin, 9 Februari 2026 - 21:52 WIB

Guna Penyegaran Pemkab Nagan Raya Lakukan Rotasi Pejabat Di 13 Instansi.

Senin, 9 Februari 2026 - 21:43 WIB

Dengan Pendekatan Keadilan Restoratif Di Kejaksaan, Sepasang Kekasih Di Kabupaten Simalungun Kembali Merajut Cinta Yang Penuh Damai

Berita Terbaru