KEJAR RENCANA AKSI PROGRAM UNGGULAN, WABUP OPTIMALISASI KINERJA PERANGKAT DAERAH

Jumat, 11 April 2025 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samosir-Sumut, Mitramabes- Dalam mewujudkan pencapaian visi misi Bupati/Wakil Bupati periode 2025-2030, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk melakukan kunjungan ke organisasi perangkat daerah (OPD), (10/04/2024).

 

Turut mendampingi Wabup Asisten III Arnod Sitorus, Kepala Bappeda Rajoki Simarmata, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang.

 

Beberapa OPD yang dikunjungi antara lain Dinas PUTR, Pendidikan dan Kopnakerindag. Kunjungan tersebut guna melihat disiplin kerja pegawai dan membahas program kerja. Dalam kunjungan ini, Wakil Bupati Samosir menggelar rapat kerja, membedah langkah strategis untuk percepatan pembangunan.

 

Ariston menekankan seluruh pimpinan OPD untuk mengoptimalkan kinerja pegawai, memanfaatkan SDM yang ada dengan baik.

“Utamanya seluruh pegawai harus mengikuti jam kerja, dan pekerjaan yang bersifat tentatif juga dipertangungjawabkan, ini karakter yang perlu dibangun. Dengan tepat waktu belum tentu bagus itu hanya dasar, tapi kita juga perlu melihat kualitas kerja,” kata Ariston

 

Dalam menyukseskan program unggulan sesuai dengan visi-misi yang sudah ditetapkan, Ariston mengatakan seluruh pekerjaan harus didalami, ditindaklanjuti serta dilaksanakan tepat sasaran. Program yang sudah dilaksanakan, sedang dan akan dilaksanakan harus dirangkum dengan data sehingga dalam proses evaluasi kedepan dapat dilakukan dengan mudah. Dengan latar belakang pendidikan yang berbeda, perlu membangun kerjasama tim yang kuat. Kehadiran Wabup merupakan upaya pendekatan kepada seluruh pegawai, pendekatan persuasif menjalin semangat kerja.

“Seluruh pegawai harus tetap semangat mulai dari pegawai paling bawah sampai paling atas, sehingga pekerjaan sesuai kondisi kita lakukan dengan baik. Salah boleh, tapi jangan sampai berbohong. Hubungan yang baik akan menambah semangat kerja yang berkelanjutan sehingga berbagai masalah yang timbul dapat diselesaikan dengan baik,” ucap Ariston memberi semangat

 

Mengejar target kerja setelah dilantik, Wakil Bupati Samosir menegaskan setiap OPD bekerja serius guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan anggaran yang minim, diharapkan pekerjaan fisik, sirtunisasi dapat dilaksanakan sesuai target kebutuhan masyarakat secara berkesinambungan, memanfaatkan alat berat yang dimiliki Dinas PUTR.

“Sebagai pejabat publik, kita memiliki tanggung jawab memenuhi kebutuhan masyarakat. Kerja harus berkesinambungan, bekerja dengan cepat dan jangan jalan ditempat, harus efektif, tepat sasaran dan terstruktur,” tambah Ariston.

 

Bidang Pendidikan menjadi salah satu target dalam percepatan pembangunan dibidang sumber daya manusia. Untuk itu, Ariston menegaskan bahwa Pendidikan sebagai spektur pembangunan SDM harus dibangun sehingga akan memunculkan SDM sesuai bidangnya. Program yang harus disukseskan melalui strategi peningkatkan mutu kualitas pendidikan melalui dinas. Pencapaian mutu pendidikan yang saat ini berlangsung baik dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Strategi pengembangan kualitas pendidikan dengan pemberian beasiswa berprestasi dan kurang mampu harus terus ditingkatkan.

“Program pemberian beasiswa yang sudah dilakukan saat ini tetap dipertahankan. Seperti halnya muatan lokal perlu digali sebagai daerah yang berbudaya. Kita perlu menggali aksara Batak sebagai identitas yang harus ditunjukkan. Muatan lokal jangan ditinggalkan,” pesan Wabup

 

Peningkatan UMKM dengan pemberian modal usaha 0 (nol) persen ditekankan dapat terlaksana sebaik mungkin, tepat sasaran sesuai dengan kriteria pengembangan usaha dan keterampilan yang sudah dilatih melalui balai latihan kerja guna mewujudkan UMKM Samosir yang naik kelas.

“Sebagai salah satu program unggulan modal usaha pelaku UMKM 0 (nol) persen dapat dilakukan dengan jumlah variatif, perlu pemerataan permodalan. Digunakan menambah modal, jangan dari nol dan dinas terkait sebagai pembina UMKM harus bisa memotivasi sehingga UMKM binaan bisa bangkit dan meningkatkan perekonomiannya,” tegas Ariston

 

Disebut Ariston, program Unggulan

“Lanjutkan” atau Layanan Jaminan Untuk Tenaga Kerja Rentan juga perlu dan diprioritaskan guna memberi perlindungan kepada masyarakat.

(Editor Hasmar)

Berita Terkait

Rayakan HUT ke-18 BNPB Secara Sederhana, Pemkab Tapanuli Utara Ajak Warga Saling Mendukung.
Strong Point Pagi, Polres Langkat Pastikan Keamanan dan Keselamatan Warga
Polsek Pangkalan Susu Gelar Patroli Blue Light, Polres Langkat dan Polsek Jajaran Turut Laksanakan Secara Serentak
Kapolsek Jatibarang : Musancab PDI Perjuangan 2026 Berjalan Aman dan Kondusif
Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan di Beutong Sedang Di Proses Oleh Pihak Res Krim
Kapolres Indramayu Tinjau Lokasi Banjir, Salurkan Bansos Dari Kapolda Jabar
Miris ATM (BRI) cabang Rangkasbitung di temukan uang pacahan 100.000 tidak asli/Alias uang Palsu sangat meresahkan masyarakat
Kasus Pelemparan Kaca KA di Nganjuk Selesai Lewat Mediasi, Utamakan Perlindungan Anak

Berita Terbaru

NASIONAL

Kuasa Hukum Mahruzar Minta Majelis Hakim Tegakkan Keadilan di Sidang Praperadilan Bicaranews.com | MEDAN — Kuasa hukum Mahruja, Nikmat Datuk Gea, meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Medan untuk menegakkan keadilan secara objektif dalam sidang praperadilan yang menguji keabsahan penetapan kliennya sebagai tersangka dugaan penganiayaan. Keterangan tersebut disampaikan Nikmat kepada wartawan di Medan, Selasa (27/1/2025). Menurut Nikmat Datuk Gea, secara logika dan kondisi fisik, Mahruzar yang telah berusia 70 tahun tidak mungkin melakukan kekerasan sebagaimana dituduhkan. Ia menegaskan kliennya merupakan seorang lanjut usia dengan riwayat penyakit jantung dan keterbatasan fisik. Dalam kesehariannya, Mahruja berjalan dengan bantuan tongkat. “Dari segi fisik saja tidak mungkin klien kami melakukan penganiayaan. Bagaimana mungkin seseorang yang berjalan saja susah bisa melakukan kekerasan,” ujar Nikmat saat menyampaikan kesimpulan dalam persidangan praperadilan. Ia berharap majelis hakim dapat menyimpulkan secara jernih bahwa kliennya tidak mungkin melakukan penganiayaan terhadap Amanda. Nikmat mengaku yakin majelis hakim akan memberikan putusan terbaik karena telah mendengarkan langsung keterangan saksi maupun korban di persidangan. Dalam kesempatan itu, Nikmat juga menyoroti sejumlah kejanggalan dalam proses penyidikan. Ia mempertanyakan tidak dihadirkannya pihak yang disebut memegang tangan Mahruzar saat peristiwa terjadi, serta tidak dilakukannya reka ulang kejadian. “Kenapa tidak dihadirkan yang memegang tangan klien kami, dan kenapa tidak ada reka ulang. Ini menunjukkan prosedur hukum tidak dijalankan secara semestinya,” jelasnya. Perkara ini bermula dari persoalan pengelolaan tambak ikan milik Mahruja di kawasan Belawan. Tambak tersebut selama sekitar 15 tahun dikelola oleh Amanda, yang sebelumnya menjalin hubungan asmara dengan anak Mahruzar. Setelah hubungan antara Amanda dengan anak Mahruzar berakhir, Mahruzar meminta agar pengelolaan tambak dikembalikan kepadanya. Persoalan kemudian berlanjut ketika pihak Mahruzar menuntut kejelasan pembayaran pengelolaan tambak yang dinilai tidak sesuai kesepakatan. Untuk mencari jalan keluar, Mahruzar bersama istrinya sepakat bertemu dengan Amanda di sebuah kafe di kawasan Belawan. Namun pertemuan tersebut tidak berjalan sebagaimana diharapkan. Berdasarkan keterangan Mahruzar yang disampaikan melalui kuasa hukumnya, Amanda datang bersama tiga rekannya. Mahruzar mengaku mendapat tekanan dan tangannya sempat dipegang oleh beberapa orang sehingga tidak bisa bergerak bebas. Ia mengaku hanya berusaha melepaskan diri dan membantah telah melakukan penganiayaan. Peristiwa itu kemudian berujung pada laporan dugaan penganiayaan dan penetapan Mahruzar sebagai tersangka oleh Polres Pelabuhan Belawan. Nikmat Datuk Gea menilai penyidik seharusnya lebih cermat melihat duduk perkara sebelum menetapkan kliennya sebagai tersangka. “Seharusnya Kapolres Belawan melihat persoalan ini secara utuh, bukan langsung menetapkan klien kami sebagai tersangka,” katanya. Nikmat juga meminta Kapolda Sumatera Utara untuk memanggil dan mengevaluasi tim penyidik yang menangani perkara tersebut agar proses hukum berjalan sesuai prosedur serta menjunjung tinggi rasa keadilan, terutama bagi warga lanjut usia. ( Tiiiim…)

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:32 WIB

Rayakan HUT ke-18 BNPB Secara Sederhana, Pemkab Tapanuli Utara Ajak Warga Saling Mendukung.

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:16 WIB

Strong Point Pagi, Polres Langkat Pastikan Keamanan dan Keselamatan Warga

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:06 WIB

Polsek Pangkalan Susu Gelar Patroli Blue Light, Polres Langkat dan Polsek Jajaran Turut Laksanakan Secara Serentak

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:08 WIB

Kapolsek Jatibarang : Musancab PDI Perjuangan 2026 Berjalan Aman dan Kondusif

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:03 WIB

Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan di Beutong Sedang Di Proses Oleh Pihak Res Krim

Berita Terbaru