Kegian PETi dialiran sungai kapuas saemerangkai ada proses suap menyuap agar berjalan lancar yang dilakunkan oleh pengurus

Jumat, 14 Maret 2025 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sanggau kalbar.-Mitramabes.com Para penambang emas tampa izin sangat tidak kekurangan akal agar kegiatan berjalan lancar salah satunya yang berada di tengah kapuas semerangkai, kecamatan kapuas kabupaten sanggau.

Belum lama di hentikan namun kini mulai lagi agar kegiatan lancar tentunya ada upaya sogok menyogok oleh para pekerja peti ini melalui pengurusnya yang diketahui bernama mujito, dan joni.

Hal ini tidak bisa dipungkiri mujito dan joni inilah yang melakukan komunikasi kepada berbagai pihak salah satunya para awak media dengan tidak dipublikasikan.

Tidak cuma awak media tampaknya kegiatan ini mengerucut sampai ke oknum di polda jika dengar dari keterangan sumber yang dapat dipercaya ini, mengatakan kami bayar bang per dua minggu satu mesin Rp:16500,000, uang hariannya beda lagi uang harian sebesar Rp:1.700.000, dari 1700.000 itu di bagi ke tiga sektor ada yang dapat Rp:300 ada yang Rp:75000 dan ada Rp:650.000 kalau siapa-siapa yang dapatnya saya juga ndak tau namun seperti itu aturannya, terkait yang Rp: 16.500.000 itu kita ada kok nota pengiriman uangnya bang ada ungkapnya.

Saat ditanya terkait minya pekerja ini kepada awak media hanya menjawab, kalau yang menyuplai minyak awang pangilan bang dia juga salah satu bagian pengurus, kami taunya dari dia minya kalau ditanya dia dapat dari mana kami tidak tau mungkin di ambil dari para pengantri atau apakah intinya kami ikuti aturan saja agar bisa berkerja diminta bayar yaaa kita bayar diminta satu pintu kita juga iya, jelasnya.

Tidak cuma itu pekerja juga menyampaikan terkait keamanan mereka berkerja bahwa ini sudah dari lama kalau di bawah ini mujito dan joni yang kondisikan agar kita aman sampai ke polres kepihak kepolisian lah intinya lalu di atas mereka ada kalau tidak slah dipontianak juga ada yang bisa kondisi kan namanya pak yusri, mungkin dialah yang menghubungkan ke oknum polda, emasnya ya kita jual ke pengurus juga lah bang timpalnya.

Sementara Kapolres Sanggau AKBP Suparno Agus Candra Kusumah saat tanyai terkait hal ini sampai berita ini diterbitkan tidak memberikan tanggapan.

Lain halnya muji, melalui pesan WhatsApp terus berupaya meloby awak media ini agar tidak diterbitkan.

(Team Media Mitra Mabes)

Berita Terkait

Operasi Pekat Musi 2026 Tuntas, Polda Sumsel Amankan 3.565 Tersangka
Pimpin Apel Gabungan, Wakil Bupati Tapanuli Utara Ingatkan Disiplin dan Perencanaan Pembangunan Berkualitas.
Ramadhan Penuh Berkah, Polres Langkat Gelar Sahur On The Road dan Safari Shalat Subuh
Personel Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Panen Jagung Bersama Kelompok Tani Desa Cimangeunten
Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Patroli Dialogis Temui Security Perumahan Mabu Park Jelang Sahur
Hasil Lab Belum Juga Diberikan Meski Surat Secara Resmi Telah Dilayangkan Sesuai Arahan DLH Sergai.
Kasus BP2TD Mempawah Masih Koordinasi dengan Bareskrim, MAUNG Desak Kapolri Segera Menuntaskan, Harap Komisi III DPR RI Turun Tangan
Tekan Kejahatan Jalanan, Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor Berantai

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 16:39 WIB

Operasi Pekat Musi 2026 Tuntas, Polda Sumsel Amankan 3.565 Tersangka

Senin, 2 Maret 2026 - 13:54 WIB

Pimpin Apel Gabungan, Wakil Bupati Tapanuli Utara Ingatkan Disiplin dan Perencanaan Pembangunan Berkualitas.

Senin, 2 Maret 2026 - 11:15 WIB

Ramadhan Penuh Berkah, Polres Langkat Gelar Sahur On The Road dan Safari Shalat Subuh

Senin, 2 Maret 2026 - 09:42 WIB

Personel Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Panen Jagung Bersama Kelompok Tani Desa Cimangeunten

Senin, 2 Maret 2026 - 09:16 WIB

Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Patroli Dialogis Temui Security Perumahan Mabu Park Jelang Sahur

Berita Terbaru

Daerah

45 Tahun Bakti PTBA Bersinergi Membangun Bangsa*

Senin, 2 Mar 2026 - 16:31 WIB