TEBO // MBS – Sinergitas antara aparat penegak hukum dan insan pers di Kabupaten Tebo kian menguat. Komunitas Wartawan Tebo (KAWAT) secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap program inovatif yang diinisiasi Kapolsek Tebo Ulu berupa kegiatan penyuluhan hukum di sekolah-sekolah tingkat SMP dan SMA se-Kecamatan Tebo Ulu.
Program penyuluhan hukum ini dinilai sebagai langkah preventif yang sangat penting dalam menekan angka kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, serta pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) di kalangan pelajar.
Ketua KAWAT, M. Husni, menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian di lingkungan sekolah bukan untuk menimbulkan rasa takut, melainkan sebagai upaya memberikan pemahaman hukum yang benar dan mudah dipahami oleh para siswa.
“Kami sangat mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan Kapolsek Tebo Ulu. Pelajar merupakan aset daerah, sehingga membekali mereka dengan kesadaran hukum sejak dini adalah investasi jangka panjang bagi terciptanya kondusifitas wilayah,” ujar M. Husni.
Dukungan KAWAT terhadap program tersebut tidak hanya sebatas pernyataan, tetapi juga diwujudkan melalui sejumlah langkah strategis. Di antaranya adalah publikasi edukatif dengan membantu menyebarluaskan materi penyuluhan melalui media massa agar pesan kamtibmas dapat sampai kepada orang tua siswa.
Selain itu, KAWAT juga menjalankan fungsi kontrol sosial dengan mendorong agar program penyuluhan hukum ini dapat berjalan secara rutin dan menjangkau seluruh sekolah, termasuk yang berada di pelosok Kecamatan Tebo Ulu. Kolaborasi dalam peningkatan literasi digital juga menjadi fokus, khususnya dalam mengedukasi siswa terkait etika bermedia sosial guna menghindari jeratan hukum.
Kapolsek Tebo Ulu menyambut baik dukungan yang diberikan oleh KAWAT. Ia menilai peran media sangat vital sebagai jembatan informasi antara kepolisian dan masyarakat.
Dengan adanya dukungan dari insan pers, diharapkan program penyuluhan hukum ini dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan. Ke depan, kegiatan tersebut direncanakan akan menyisir sekolah-sekolah secara bergilir dengan fokus materi pada pencegahan perundungan (bullying), bahaya narkotika, serta tertib berlalu lintas.(Sch)
Editor : Socheh










