Mitramabes.com – Nganjuk – Seorang pemuda dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban kekerasan secara bersama-sama yang kini ditangani serius oleh Satreskrim Polres Nganjuk.
Peristiwa tragis ini melibatkan tiga korban.Rendi Andika mengalami luka memar di kepala dan wajah.
Muhammad Abdul Kholil mengalami luka lecet di sekujur tubuh serta luka robek di bagian kepala.
Sementara Mohamad Nabil Kholili mengalami luka berat di bagian mulut dan rahang. Korban sempat mendapat perawatan intensif, namun nyawanya tidak tertolong.
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian. Sementara itu, sembilan orang telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Mereka diketahui merupakan warga Desa Ngepung, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk.
Penanganan perkara dilakukan oleh Unit Pidum dan Unit PPA Satreskrim Polres Nganjuk karena sebagian pelaku masih berusia di bawah umur.
Dari tangan para pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya hasil visum korban, satu unit sepeda motor Honda PCX, pecahan paving, pecahan batu bata, serta satu kaos berwarna biru.
Hingga kini, motif pengeroyokan masih dalam pendalaman penyidik. Polisi memastikan proses hukum akan berjalan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan usia remaja dan menimbulkan korban jiwa.”
Mitramabes.com Jomsen Silitonga











