Kampar, MBS. Masyarakat dan anggota koperasi SPTI Kasikan mengeluarkan desakan kepada Polres Kampar agar lebih transparan dalam menangani kasus pembunuhan terhadap Ketua SPTI Alm Suryono. Rabu 11/2/26.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin (18/8/2025) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB di kantor PUK F. SPTI Kasikan. Korban ditemukan terbaring dengan luka bacok di bagian belakang paha kiri saat sedang tidur. Pelaku diduga menggunakan parang sepanjang 40-50 sentimeter, yang menyebabkan pendarahan hebat. Meskipun sempat dilarikan ke Rumah Sakit Tandun, nyawa Suryono tak dapat diselamatkan dan ia menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 04.30 WIB.
Dalam berita acara pemeriksaan rekontruksi yang dilaksanakan polres Kampar, para terduga pelaku mengatakan dalam BAP bahwa ada keterlibatan inisial JS dan HH. Namun polres Kampar menutup diri untuk mengungkapkan keterlibatan dan peran dari JS dan HH ke publik.
Kemudian masyarakat juga mempertanyakan kinerja polres Kampar mengenai SA dan TS Hingga saat ini, belum ada penangkapan terhadap dua orang yang masih buron.
Keterbukaan pihak polres Kampar sedang di nantikan oleh masyarakat untuk mengungkap dugaan keterlibatan JS dan HH dalam kasus pembunuhan ketua SPTI Kasikan Alm Suryono, supaya masyarakat tidak beramsusi negatif terhadap kinerja polri dalam hal ini polres Kampar, Polda Riau, agar dapat mengungkap pihak yang terlibat dalam kasus pembunuhan Alm Suryono dan mendapatkan kepastian hukum dari Polres Kampar.
Ketika dikonfirmasi kepada Kasatreskrim Polres Kampar, AKP Gian Wiatma Jonimandala, (20/1/26) hingga berita ini dirilis belum dapat diperoleh informasi resmi terkait perkembangan kasus.
Tim.









