Kapolsek Sukra Tegaskan Pesan Berantai Ancaman Geng Motor Kepada Pengendara Plat E Adalah Hoax

Jumat, 24 Januari 2025 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDRAMAYU, Mitramabes.com – Baru-baru ini, sebuah pesan beredar di grup WhatsApp, menyebutkan adanya tawuran geng motor di wilayah Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.


Dalam pesan itu polisi menangkap salah satu ketua geng motor dari pamanukan dengan tertangkapnya ketua geng motor maka seluruh anggota geng motor wilayah antara Patok Beusi sampai Pamanukan melampiaskan dendamnya pada mobil mobil yang berplat E yang lewat dari dan akan ke jakarta.


Bahkan di video itu juga diperlihatkan beberapa korban yang sedang terbaring di rumah sakit akibat ulang geng motor.


Namun, Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, melalui Kapolsek Sukra, Ipda Nanang Dasuki, memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoax.


“Kami pastikan, wilayah Kecamatan Sukra saat ini dalam kondisi aman dan kondusif. Tidak ada kejadian seperti yang disebutkan dalam pesan tersebut,” tegas Ipda Nanang didampingi Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Junata, Jumat (24/1/2025).

Menurutnya, video yang beredar dalam pesan itu sebenarnya adalah video lama yang berasal dari wilayah Lampung, bukan dari Sukra atau wilayah Kabupaten Indramayu.


“Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir dengan berita-berita yang belum jelas sumbernya,” lanjutnya.

Ipda Nanang juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang diterima, terutama yang beredar di media sosial dan grup percakapan.

“Jangan mudah percaya dan jangan langsung membagikan informasi yang belum jelas kebenarannya. Pastikan cek dulu ke sumber resmi atau konfirmasi ke pihak kepolisian,” pintanya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa Polsek Sukra maupun Polres Indramayu terus melakukan patroli guna memastikan keamanan wilayah dan siap menjaga ketertiban masyarakat.


Kapolsek juga berharap agar masyarakat tidak mudah terpancing oleh isu-isu provokatif yang bisa memecah ketenangan.


“Mari bersama-sama kita jaga situasi tetap aman dan nyaman. Jika menemukan sesuatu yang mencurigakan, segera laporkan kepada kami, ke layanan Polres Indramayu “Lapor Pak Polisi Siap Mas Indramayu”, melalui nomor Watsapp 081999700110 serta Layanan Polisi 110 merupakan layanan kepada masyarakat secara gratis (nonpulsa) dan beroperasional selama 24 jam,” tutup Kapolsek.

(Abid)

Berita Terkait

Warga Nganjuk Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Waduk Semantok
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Melalui Dinas Sosial Berikan Bantuan Bencana Kebakaran Di Desa Parissoran.
Papan Turap Dicetak Tapi Tak Dipasang, AWI Desak Gubernur Kalbar Tindak ASN Perkim yang Dinilai Tak Transparan
Kejaksaan Negeri Nganjuk Sosialisasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem)
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Menggelar Kordinasi Percepatan Pelaksanaan Program Strategi Nasional .
MUSRENBANG KECAMATAN ZONA EXS BARUMUN TAHUN 2026 DALAM RANGKA PENYUSUNAN DOKUMEN RKPD KABUPATEN PADANG LAWAS TAHUN 2027.
*KONI Garut Buka KEJURDO BKC se-Kabupaten Garut*
*Bupati Garut Rencanakan Perbaikan Jalan Karangsewu Secara Bertahap*

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:31 WIB

Warga Nganjuk Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Waduk Semantok

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:41 WIB

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Melalui Dinas Sosial Berikan Bantuan Bencana Kebakaran Di Desa Parissoran.

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:11 WIB

Papan Turap Dicetak Tapi Tak Dipasang, AWI Desak Gubernur Kalbar Tindak ASN Perkim yang Dinilai Tak Transparan

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:42 WIB

Kejaksaan Negeri Nganjuk Sosialisasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem)

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:13 WIB

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Menggelar Kordinasi Percepatan Pelaksanaan Program Strategi Nasional .

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Warga Nganjuk Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Waduk Semantok

Selasa, 10 Feb 2026 - 16:31 WIB