Rupat Utara Mitra Mabes.com Kapolsek Rupat Utara AKP Herman, S.H. bersama jajaran Polsek, unsur TNI, perangkat desa, serta masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong memperbaiki rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung di Dusun Mak Dewa, Desa Titi Akar.
Kegiatan ini juga diikuti oleh:
Kapos Sandar Pol Airud Tanjung Medang Aiptu Dedi Sukma
Bhabinkamtibmas Desa Titi Akar, Hutan Ayu, dan Suka Damai Bripka Naik Hutabarat
Lima personel Polsek Rupat Utara
Kadus Mak Dewa, Saudara Apan
Ketua RT dan RW se-Dusun Mak Dewa
Kasi Pelayanan Desa Titi Akar, Saudara Ahong
Kasi Pemerintahan Desa Titi Akar, Saudara Arif
Perwakilan BPD Titi Akar, Saudara Aghin
Masyarakat Dusun Mak Dewa, Desa Titi Akar
Kegiatan gotong royong ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana. Rumah yang mengalami kerusakan diperbaiki bersama-sama agar dapat segera ditempati kembali.
AKP Herman menyampaikan bahwa hadirnya POLRI dan TNI di tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian terhadap warga yang sedang mengalami musibah. “Kehadiran POLRI dan TNI dalam gotong royong ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat yang terdampak bencana. Semoga rumah yang rusak dapat segera selesai diperbaiki dan digunakan kembali,” ujarnya.
Warga yang terkena musibah mengaku sangat terbantu dan berterima kasih atas kehadiran personel POLRI yang turun langsung membantu di lapangan. Kegiatan ini juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas antara aparat keamanan dan masyarakat.
Selain itu, kehadiran POLRI dalam gotong royong ini turut mempererat silaturahmi serta memupuk kepercayaan masyarakat terhadap institusi POLRI, khususnya Polsek Rupat Utara dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Desa Titi Akar.
Pada kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Bripka Naik Hutabarat juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem. Ia mengingatkan bahwa hujan lebat, petir, dan angin kencang dapat membahayakan keselamatan jiwa maupun harta benda, seperti pohon tumbang, tanah longsor, banjir, serta gelombang tinggi di perairan yang berpotensi menenggelamkan kapal.
Kegiatan gotong royong berakhir dengan lancar dan penuh kekompakan, menegaskan bahwa semangat kebersamaan antara aparat dan masyarakat tetap terjaga dengan baik.
Pers: Raden Sukma
Sumber: Tim











