Kapolresta Pontianak Gandeng Guru Lawan Ideologi Ekstrem

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak, Polda Kalbar –Mitramabes.com

Kapolresta Pontianak membuka secara resmi seminar pemahaman mendalam kepada para guru terkait ciri-ciri, bentuk penyebaran, serta dampak ideologi ekstrem Neo Nazi dan White Supremacy. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Hadari Nawawi Universitas PGRI Pontianak, Jalan Ampera, Rabu (11/2).

Dalam sambutannya, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa upaya pencegahan penyebaran ideologi ekstrem harus dimulai sejak dini, khususnya melalui lingkungan pendidikan. Guru memiliki peran yang sangat strategis karena tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan dan figur yang memiliki pengaruh besar terhadap pola pikir serta karakter peserta didik.

“Guru adalah garda terdepan dalam membentuk karakter generasi muda. Dengan pemahaman yang baik tentang ideologi ekstrem, guru dapat memberikan edukasi, contoh, serta melakukan deteksi dini terhadap pengaruh-pengaruh negatif yang dapat merusak persatuan dan nilai kebangsaan,” ujarnya.

Kapolresta juga menyampaikan bahwa ideologi ekstrem seperti Neo Nazi dan White Supremacy dapat menyusup melalui berbagai media, termasuk media sosial dan ruang digital. Oleh karena itu, diperlukan kewaspadaan serta literasi digital yang kuat di kalangan pendidik.

Kegiatan seminar ini dihadiri oleh Rektor Universitas PGRI Pontianak, perwakilan Densus 88 Anti Teror Wilayah Kalimantan Barat, perwakilan Pemerintah Kota Pontianak, serta para guru yang berasal dari Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.

Sebagai bentuk apresiasi atas peran dan dukungan dunia pendidikan dalam upaya pencegahan paham radikal dan ekstrem, pada kesempatan tersebut Kapolresta Pontianak turut menyerahkan piagam penghargaan kepada PGRI Kota Pontianak. Pemberian piagam ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian dan insan pendidikan dalam menjaga generasi muda dari pengaruh ideologi yang bertentangan dengan nilai Pancasila.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara Kapolresta Pontianak, unsur pimpinan Universitas PGRI Pontianak, perwakilan Densus 88 Anti Teror, Pemerintah Kota Pontianak, serta para guru peserta seminar.

Melalui seminar ini, diharapkan para guru memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai bahaya ideologi ekstrem serta mampu menjadi agen pencegahan di lingkungan sekolah dan masyarakat, guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(Sy Mohsin)

 

(humaspolrestapontianak )

 

Berita Terkait

Bupati Humbahas. Tekankan” Kerjasama Kuat. Agar Program Pembangunan Berjalan Lebih Efektif
Kapolres Lebak Tekankan Transparansi, Inovasi dan Pelayanan Mudah serta Cepat pada RAT Primer Koperasi Gakuba Lebak
Polda Kalbar Perkuat Peran Ormas sebagai Pilar Demokrasi dan Penjaga Kamtibmas
Satresnarkoba Polres Langkat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Sabu di Brandan Barat
Bupati Taput Buka Jambore PKK 2026, Titipkan Program SAITAPAIAS dan Penguatan Ekonomi Desa.
Heriyanto Korban Kebakaran Terima Bantuan BAZNAS Kota Palembang Lewat Program Palembang Peduli
Komite SMKN 2 Nganjuk Bungkam, Dana Partisipasi Rp300 Ribu Jadi Sorotan
Kasus Dana Siluman DPRD NTB Mandek? PSI Mataram Curigai Kejati NTB “Masuk Angin,”

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:46 WIB

Bupati Humbahas. Tekankan” Kerjasama Kuat. Agar Program Pembangunan Berjalan Lebih Efektif

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:26 WIB

Kapolres Lebak Tekankan Transparansi, Inovasi dan Pelayanan Mudah serta Cepat pada RAT Primer Koperasi Gakuba Lebak

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:15 WIB

Polda Kalbar Perkuat Peran Ormas sebagai Pilar Demokrasi dan Penjaga Kamtibmas

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:08 WIB

Satresnarkoba Polres Langkat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Sabu di Brandan Barat

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:29 WIB

Bupati Taput Buka Jambore PKK 2026, Titipkan Program SAITAPAIAS dan Penguatan Ekonomi Desa.

Berita Terbaru