Junjung Prinsip Betah, Kapolda Lampung Tegaskan Penerimaan Anggota Polri Tolak Praktik Kotor

Sabtu, 8 Maret 2025 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung Mitra Mabes.Com – Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika berkomitmen menjunjung tinggi prinsip “Betah” bersih, transparan, akuntabel, dan humanis dalam proses penerimaan anggota Polri tahun anggaran 2025.

Komitmen tersebut ditandai Kapolda Helmy memimpin kegiatan penandatanganan pakta integritas penerimaan terpadu Anggota Polri tahun anggaran 2025 di Polda Lampung, Jumat (7/3/2025).

“Saya selaku pimpinan Polda Lampung berkomitmen dan mengajak seluruh panitia, peserta dan orang tua peserta seleksi agar melaksanakan pakta integritas dan sumpah yang baru saja dibacakan dan ditandatangani,” ujar Helmy saat menyampaikan amanat.

“Sehingga pelaksanaan rekrutmen ini berjalan sesuai dengan prinsip Betah yakni bersih, transparan, akuntabel dan humanis, serta clean and clear,” lanjut Kapolda.

Dalam kegiatan turut dihadiri Wakapolda Lampung, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, para pejabat utama (PJU), dan perwakilan peserta penerimaan terpadu anggota polri ini, Helmy menolak tegas segala praktik penyimpangan dalam proses seleksi nantinya.

“Saya berharap tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan atau kolusi nepotisme antara panitia dengan peserta seleksi atau dengan pihak lainnya,” tegas dia.

Lanjut Kapolda, dirinya tidak akan mentolerir setiap temuan praktik “kotor” dalam proses penerimaan anggota Polri, sehingga bakal menindak tegas para pelakunya.

“Apabila ditemukan, maka saya tidak akan segan-segan untuk bertindak tegas dan melakukan tindakan hukum, dan yang pasti peserta akan dinyatakan diskualifikasi,” ultimatum jenderal bintang dua tersebut.

Sejalan dengan ini, Helmy turut meminta kepada seluruh peserta dan para wali atau orang tua, agar segera melaporkan tatkala ditemukan pihak-pihak yang mengiming-imingi kelulusan sebagai anggota Polri.

Oleh karenanya, ia kembali menegaskan proses perekrutan anggota Polri mulai dari calon proses administrasi hingga dilantik menjadi anggota Polri, tidak sedikitpun dipungut biaya alias gratis.

“Saya juga minta kepada para peserta bisa persiapkan diri sebaik mungkin, berikan yang terbaik pada setiap sesi seleksinya nanti agar bisa menjadi anggota Polri kebanggaan masyarakat,” tandas Kapolda.

(Trimo Riadi)

Berita Terkait

Saat Konselor Menjadi Jantung di Tengah Dunia yang Mati Rasa
Bupati Tebo Pimpin Rapat Pembahasan Rencana Saling Hibah BMN dengan KPP Pratama Muara Bungo
Koboi Jalanan Bersenjata Api Dibekuk Polisi, Ternyata Bandar Narkoba
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Tidak mengindahkan Perintah Bupati
Kapolres Kaur Himbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem di Wilayah Pantai dan Pegunungan.
Binrohtal dan Santunan Anak Yatim, Polres Nganjuk Tegaskan Nilai Kepedulian dalam Tugas Kepolisian
Dukung Asta Cita, Bhabinkamtibmas Polsek Warujayeng Dampingi Program Ketahanan Pangan di Tanjunganom
Kapolres Nganjuk Tekankan Keamanan Tahanan, Wakapolres Lakukan Kontrol Ruang dan Sistem Pengamanan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:08 WIB

Saat Konselor Menjadi Jantung di Tengah Dunia yang Mati Rasa

Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:53 WIB

Bupati Tebo Pimpin Rapat Pembahasan Rencana Saling Hibah BMN dengan KPP Pratama Muara Bungo

Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:51 WIB

Koboi Jalanan Bersenjata Api Dibekuk Polisi, Ternyata Bandar Narkoba

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:41 WIB

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Tidak mengindahkan Perintah Bupati

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:26 WIB

Kapolres Kaur Himbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem di Wilayah Pantai dan Pegunungan.

Berita Terbaru

NASIONAL

Saat Konselor Menjadi Jantung di Tengah Dunia yang Mati Rasa

Sabtu, 24 Jan 2026 - 10:08 WIB