Jhony Antony Tegaskan Polri Harus Tetap di Bawah Presiden: Demi Supremasi Sipil Dan Tegaknya Demokrasi

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MITRA MABES.COM//PALEMBANG —Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Sumatera Selatan, Jhony Antony,ketua harian Awpi Sumsel menegaskan bahwa kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam sistem ketatanegaraan sudah final dan tidak boleh digeser dari jalur konstitusi,Jum’at(30/1/2026).

 

Menurut Jhony, berdasarkan amanat Undang-Undang Dasar 1945, Polri secara tegas berada di bawah Presiden Republik Indonesia. Posisi tersebut dinilai sebagai pilar penting dalam menjaga supremasi sipil serta memastikan jalannya pemerintahan yang demokratis dan berlandaskan hukum.

 

“Kedudukan Polri sudah sangat jelas di bawah Presiden. Ini bukan hanya soal struktur, tapi menyangkut prinsip besar supremasi sipil dalam negara demokrasi,” tegas Jhony Antony.

Ia juga menekankan bahwa di tengah dinamika politik dan sosial yang berkembang, netralitas dan profesionalisme Polri harus tetap dijaga. Polri, kata dia, tidak boleh terseret dalam kepentingan kelompok tertentu dan harus berdiri tegak sebagai penegak hukum yang adil bagi seluruh rakyat.

 

“Polri harus tetap netral, profesional, dan taat pada konstitusi. Kepercayaan publik hanya bisa dijaga kalau Polri benar-benar berdiri di atas semua golongan,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Jhony mendukung upaya reformasi internal Polri agar institusi tersebut semakin modern, transparan, dan akuntabel. Namun, ia mengingatkan bahwa reformasi tidak boleh mengubah atau mengaburkan kedudukan konstitusional Polri.

 

“Reformasi itu penting, bahkan wajib. Tapi reformasi harus memperkuat institusi, bukan mengubah kedudukan dasarnya. Polri tetap harus berada di bawah Presiden demi tegaknya hukum dan demokrasi di Indonesia,” tambahnya.

 

Pernyataan ini disampaikan Jhony Antony sebagai bentuk kepedulian insan pers terhadap arah penegakan hukum dan demokrasi di Tanah Air. Ia berharap semua pihak ikut menjaga marwah institusi Polri sebagai alat negara yang bekerja untuk kepentingan rakyat, bukan kekuasaan tertentu.

 

“Kita semua punya tanggung jawab moral untuk menjaga demokrasi. Polri yang netral dan profesional adalah salah satu kuncinya,” tutup Jhony.

(Jhony)

Berita Terkait

Klarifikasi Isu Siswa Sakit Perut, Dapur MBG Mak Yus Pastikan Makanan Aman dan Higienis
Polda Aceh ” Polres Nagan Raya Menyalurkan Bantuan Kemanusiaan Kepada 35 warga Imbas Banjir”
Polsek Bahorok Pasang Stiker Call Center 110 di Tempat Keramaian, Permudah Akses Pengaduan Masyarakat
Bupati Tapanuli Utara Tekankan Penyeragaman Persepsi Arah Pembangunan serta Inovasi dan Kreativitas Jajaran Perangkat Daerah.
Polres Pelalawan Tetapkan Oknum DPRD Fraksi Golkar Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Surat Palsu
Menjaga Kesehatan Lingkungan, Sertu Supiansyah bersama Warga Wonorejo Bangun MCK
Kakanwil Ditjenpas Aceh Pimpin Sertijab Karutan Tapaktuan, M. Sukron Resmi Gantikan Ramli
Pelantikan Pengurus PGRI Humbang Hasundutan Masa Bakti XXIII 2025–2030,

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:42 WIB

Polda Aceh ” Polres Nagan Raya Menyalurkan Bantuan Kemanusiaan Kepada 35 warga Imbas Banjir”

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:14 WIB

Polsek Bahorok Pasang Stiker Call Center 110 di Tempat Keramaian, Permudah Akses Pengaduan Masyarakat

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:11 WIB

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Penyeragaman Persepsi Arah Pembangunan serta Inovasi dan Kreativitas Jajaran Perangkat Daerah.

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:49 WIB

Polres Pelalawan Tetapkan Oknum DPRD Fraksi Golkar Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Surat Palsu

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:41 WIB

Jhony Antony Tegaskan Polri Harus Tetap di Bawah Presiden: Demi Supremasi Sipil Dan Tegaknya Demokrasi

Berita Terbaru