MITRA MABES.COM//PALEMBANG —Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Sumatera Selatan, Jhony Antony,ketua harian Awpi Sumsel menegaskan bahwa kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam sistem ketatanegaraan sudah final dan tidak boleh digeser dari jalur konstitusi,Jum’at(30/1/2026).
Menurut Jhony, berdasarkan amanat Undang-Undang Dasar 1945, Polri secara tegas berada di bawah Presiden Republik Indonesia. Posisi tersebut dinilai sebagai pilar penting dalam menjaga supremasi sipil serta memastikan jalannya pemerintahan yang demokratis dan berlandaskan hukum.
“Kedudukan Polri sudah sangat jelas di bawah Presiden. Ini bukan hanya soal struktur, tapi menyangkut prinsip besar supremasi sipil dalam negara demokrasi,” tegas Jhony Antony.

Ia juga menekankan bahwa di tengah dinamika politik dan sosial yang berkembang, netralitas dan profesionalisme Polri harus tetap dijaga. Polri, kata dia, tidak boleh terseret dalam kepentingan kelompok tertentu dan harus berdiri tegak sebagai penegak hukum yang adil bagi seluruh rakyat.
“Polri harus tetap netral, profesional, dan taat pada konstitusi. Kepercayaan publik hanya bisa dijaga kalau Polri benar-benar berdiri di atas semua golongan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Jhony mendukung upaya reformasi internal Polri agar institusi tersebut semakin modern, transparan, dan akuntabel. Namun, ia mengingatkan bahwa reformasi tidak boleh mengubah atau mengaburkan kedudukan konstitusional Polri.
“Reformasi itu penting, bahkan wajib. Tapi reformasi harus memperkuat institusi, bukan mengubah kedudukan dasarnya. Polri tetap harus berada di bawah Presiden demi tegaknya hukum dan demokrasi di Indonesia,” tambahnya.
Pernyataan ini disampaikan Jhony Antony sebagai bentuk kepedulian insan pers terhadap arah penegakan hukum dan demokrasi di Tanah Air. Ia berharap semua pihak ikut menjaga marwah institusi Polri sebagai alat negara yang bekerja untuk kepentingan rakyat, bukan kekuasaan tertentu.
“Kita semua punya tanggung jawab moral untuk menjaga demokrasi. Polri yang netral dan profesional adalah salah satu kuncinya,” tutup Jhony.
(Jhony)









