Jalan Jamat-Kute Reje Jadi Langanan Longsor,Pemkab Aceh Tengah Diminta Beri Solusi Permanen.

Sabtu, 5 April 2025 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah, MBS

Jalan Kemukiman Wih Dusun Jamat tepatnya jalan yang menghubungkan wilayah Kampung Delung Sekinel dan Kampung Kite Reje di Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah sering menjadi langganan longsor saat musim hujan.

Seperti yang terjadi pada Rabu,2 April 2025,Ruas jalan tersebut putus tertimbun akibat tertutup material longsor.Hampir 3 hari masyarakat tidak bisa melintasi jalan tersebut.

Seperti biasa Arus transportasi akan kembali normal setelah semangat Gotong Royang Masyarakat turun membersihkan material longsor,tapi kali ini Masyarakat menunggu alat berat dan Pemerintah Daerah untuk membersihkan material longsor.

Kendati begitu,salah satu Putra Linge,AlMisry Al Isaqi meminta pemerintah Kabupaten untuk memberikan solusi permanen sehingga longsor bisa diantisipasi dengan baik.

Bila hal itu diabaikan, kata AlMisry Al Isaqi maka setiap musim hujan masyarakat akan terus mengalami kejadian yang sama sembari pemerintah hanya menawarkan solusi sesaat.

“Ini ruas jalan menuju Kampung Delung Sekinel dan Kampung Kute Reje,hampir setiap hujan terjadi longsor dan ini harus diurus dengan baik oleh Pemerintah Daerah,” kata AlMisry Al Isaqi kepada awak Media pada Sabtu,5 April 2025.

AlMisry Al Isaqi mengusulkan untuk membuat trap tebing pada titik yang sering longsor dan memperlebar ruas jalan. Hanya dengan begitu,potensi longsor bisa ditekan.

Menurutnya,ruas jalan Jamat menuji Kampung Delung Sekinel-Kute Reje menjadi nadi ekonomi masyarakat di wilayah itu baik yang akan menuju Kabupaten maupun sebaliknya.

“Selain itu beberapa desa di wilayah Kemukiman Wih Dusun Jamat mengandalkan akses jalan itu untuk melakukan kegiatan ekonomi mereka,” ujarnya.

Kepada Bupati dan Wakil Bupati,tolong perintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat PUPR atau Kalaksa BPBD Aceh Tengah untuk turun kelokasi dan berupaya menangani masalah longsor di ruas jalan tersebut dan segera lakukan perencanaan,pun dibayang-bayangi terkendala anggaran,” jelasnya.

Kita memahami pada tahun 2025 ini,kata dia,khususnya untuk infrastruktur jalan kemukimen wih Dusun Jamat sebenarnya sudah masuk dalam Program Prioritas tetapi direfocusing untuk mendukung program pemerintah pusat.Walaupun terjadi refocusing kita berharap Pemerintah Kabupaten harus mencari alternatef lain karna disana ada ratusan Nyawa manusia yang belum merasakan kebijakan politik Anggaran berpihak kepada mereka.Semoga ada solusi untuk mengatasinya.

Berita Terkait

Remaja 17 Tahun Dilaporkan Hilang, Keluarga Mohon Bantuan Warga
Wakil Bupati Serahkan Alsintan Traktor Roda Dua Kepada 7 Poktan
Wakil Bupati Serahkan Bantuan Pada Korban Kebakaran di Lautawar
Keberadaan Dua Kilang Ubi di Desa Simpang Empat Banyak Dikeluhkan Warga.
Heri Ketua P3A Desa Pematang Guntung Diduga Berbohong Ketika Dikonfirmasi Mengenai Kegiatan Fisik Oplah Non Rawa.
Konflik PITI Menguat : Laporan ke MA dan Kejagung Diserahkan, Replika Masuk ke PTUN Jakarta
Bupati Dairi Lakukan Penanaman 5000 Pohon di Desa Karing
Mesin Hemodialisa RSUD Sidikalang Segera Kembali Beroperasi

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:40 WIB

Remaja 17 Tahun Dilaporkan Hilang, Keluarga Mohon Bantuan Warga

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:39 WIB

Wakil Bupati Serahkan Alsintan Traktor Roda Dua Kepada 7 Poktan

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:31 WIB

Wakil Bupati Serahkan Bantuan Pada Korban Kebakaran di Lautawar

Senin, 26 Januari 2026 - 07:58 WIB

Keberadaan Dua Kilang Ubi di Desa Simpang Empat Banyak Dikeluhkan Warga.

Minggu, 25 Januari 2026 - 00:38 WIB

Heri Ketua P3A Desa Pematang Guntung Diduga Berbohong Ketika Dikonfirmasi Mengenai Kegiatan Fisik Oplah Non Rawa.

Berita Terbaru

NASIONAL

Polsek Kubu ungkap Kasus Sabu, Seorang Pria di amankan.

Minggu, 1 Feb 2026 - 11:13 WIB