TAPUNG HULU, MBS. Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Ketua Pers Keadilan Tapung Hulu, Pajar Saragih, menyampaikan pesan penuh keteduhan sekaligus refleksi mendalam bagi insan pers dan masyarakat luas.
Dalam pernyataannya, Pajar Saragih menegaskan bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum untuk menata hati, meluruskan niat, serta memperkuat komitmen dalam menjalani kehidupan—termasuk dalam menjalankan profesi sebagai jurnalis.
“Ramadhan menjadi momentum untuk membersihkan diri, mempererat silaturahmi, serta memerdekakan hati dari segala khilaf dan kesalahan, agar setiap ibadah dapat dijalani dengan hati yang tenang dan penuh keberkahan,” ujarnya.
Menurutnya, insan pers memiliki tanggung jawab moral yang besar. Di tengah derasnya arus informasi dan dinamika sosial yang kian kompleks, Ramadhan menjadi ruang perenungan agar media tetap berdiri di atas kebenaran, keadilan, dan keberpihakan pada kepentingan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh jajaran Pers Keadilan Tapung Hulu untuk menjadikan bulan penuh rahmat ini sebagai titik balik memperbaiki diri—baik secara personal maupun profesional.
Dengan penuh kerendahan hati, Pajar Saragih beserta keluarga dan jajaran menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat.
“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama ini terdapat tutur kata, sikap, maupun perbuatan yang kurang berkenan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Semoga segala kesalahan yang telah berlalu dapat dimaafkan,” ungkapnya.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa di balik dinamika pemberitaan dan perbedaan pandangan, pers tetaplah bagian dari masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan persaudaraan.
Ramadhan, lanjutnya, adalah waktu terbaik untuk memperkuat ukhuwah, menghapus sekat, dan membangun kembali kepercayaan publik melalui karya jurnalistik yang jujur, berimbang, dan beretika.
Di akhir pernyataannya, ia mengucapkan:
“Selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, kekuatan, serta keistiqamahan kepada kita semua hingga meraih kemenangan di hari yang fitri. Marhaban Ya Ramadhan, Mohon Maaf Lahir dan Batin.”
Ramadhan datang membawa cahaya. Dan bagi insan pers, cahaya itu adalah integritas.
Sumber: pers keadilan Tapung Hulu.
Editor: TR Waruwu MBS.









