Hery Darwinsyah Merasa Sangat Keberatan Ucapan Walikota Medan

Sabtu, 21 Januari 2023 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN MitraMabes.com|| Saat kampanye pada Pilkada akhir tahun 2020, hampir semua Organisasi Kepemudaan (OKP) yang ada di Kota Medan memberi dukungan kepada menantu presiden Jokowi, Bobby Nasution. Mereka begitu getol memasang spanduk Bobby di berbagai sudut kota.

Ironisnya, setelah terpilih dan lebih dari satu tahun menjabat sebagai Walikota Medan, Bobby menegaskan kalau Ia sangat membenci kegiatan OKP itu.

Alasannya, kegiatan OKP itu kerap menjadi penghalang masuknya investasi di kota Medan.

“Banyak preman dari OKP tertentu yang memalak para pengusaha, sehingga investor enggan berinvestasi di daerah ini,” ujarnya dalam rapat kerja yang dihadiri pejabat di lingkup Pemerintah Kota Medan, Sabtu (21/1/2023). .

Bobby lantas mewanti-wanti para camat dan aparatur di Pemko Medan agar tidak bergabung dengan salah satu OKP.

Bobby menegaskan kalau ia sebenarnya tidak benci OKP.

“Ingat, saya bukan benci kepada OKP. Yang saya benci adalah kegiatannya. Kegiatan mereka itu yang kerap mengganggu kenyamanan berinvestasi.”

Biasanya lagi, ujar Bobby, para OKP itu cepat sekali mengetahui di mana ada pengusaha yang memulai kegiatan bisnis.

Setelah tahu, maka di situlah aksi premanisme muncul. Kegiatan OKP yang seperti ini, yang menurut Bobby, sangat mengganggu iklim investasi.

Untuk itu, Bobby mewanti-wanti para camat di wilayah Kota Medan agar memantau para Kepala Lingkungan (Kepling) di wilayah masing-masing untuk memastikan tidak ada Kepling yang bergabung dalam OKP manapun di Kota Medan.

Sebab kalau Kepling bergabung dengan salah satu OKP, biasanya informasi kegiatan usaha akan cepat menyebar di kalangan pengurus OKP.

“Dan situlah praktek premanisme itu bakal terjadi,” ujar Bobby.

Saat menyampaikan pernyataan itu, Bobby sama sekali tidak membedakan mana yang dimaksud kegiatan resmi OKP maupun kegiatan oknum-oknum yang membawa nama OKP.

Dalam ucapannya, semua premanisme yang dilakukan oknum yang membawa-bawa nama OKP adalah perbuatan atas nama OKP tersebut.

Tidak heran jika Bobby menegaskan kalau ia benci kepada kegiatan OKP.

Pernyataan Bobby ini tentu saja memicu kontroversi, sebab dalam pandangannya seakan semua kegiatan OKP bermakna negatif.

Dalam kacamatanya, Bobby sama sekali tidak menyebutkan ada kegiatan OKP yang bermakna positif.

Pernyataan itu bisa dimaknai bahwa Bobby pada dasarnya tidak keberatan dengan eksistensi OKP di Medan, tapi selayaknya tidak perlu ada kegiatan yang dilakukan organisasi itu. Sebab semua kegiatan OKP di matanya selalu salah.

Menyikapi pernyataan Bobby itu, seorang anggota salah satu OKP IPK di Kota Medan Herry Darwinsyah merasa sangat keberatan.

Ia tidak menyangka kalau Bobby tega mengeluarkan pernyataan seperti itu.

Padahal Herry mengaku cukup bekerja keras saat mendukung kampanye Bobby pada Pemilu lalu sebagaimana perintah OKP tempatnya bergabung.

“Tidak disangka, setelah ia menang, Ia seenaknya mengatakan benci semua kegiatan OKP. Sepertinya dia tidak tahu berterimakasih,” ujar Herry.
Selama perjalanan saya di organisasi IPK banyak rekan² IPK dr DPD Kota Medan, PAC serta Ranting yg melakukan kegiatan² positif seperti bakti sosial dll..

Herry meyakini, sesungguhnya tidak ada OKP yang merestui anggotanya melakukan aksi premanisme kepada dunia usaha.

Jadi kalau pun ada aksi premanisme, itu pasti itu ulah oknum-oknum yang membawa-bawa nama OKP.

Harusnya, menurut Herry, Bobby mesti bisa membedakan mana kegiatan organisasi dan yang mana kegiatan oknum.

Kalau perbuatan oknum, organisasi manapun ada oknumnya yang berbuat salah, bahkan termasuk TNI/Polri serta Pemko Kota Medan Sendiri.

“Tapi kan perbuatan itu tidak berkaitan dengan institusinya. Apakah prilaku Sambo yang menembak ajudannya Brigadir Josua merupakan perbuatan atas nama insitusi Polri? Jelas tidak..! Itukan oknum. Nah, oknum-oknum itu yang melakukan kegiatan premanisme terhadap dunia usaha, bukan OKP nya, ” tegas Herry.

Herry mengaku segera mendiskusikan pernyataan Bobby itu dengan kawan-kawan di organisasinya, sehingga nanti mereka akan membuat pernyataan sikap terkait ucapkan Bobby itu. (Mj/Red)

Berita Terkait

Polres Serdang Bedagai Turut Berduka Cita atas Wafatnya Purnawirawan Polri Kompol H. Ahmad Yani Siregar, SH
Bupati Tebo Hadiri Paripurna HUT ke-22 Dharmasraya, Perkuat Sinergi Antar Daerah
Berkat Capaian Produksi GKG, Bupati Banyuasin Raih Satyalencana Wira Karya
Bersama Gubernur Lampung, Gubernur Jawa Tengah Dan Forkopimda Provinsi Lampung, Kasdam XXI/RI Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan
Dansubdenpom 1/2 -1 Tanah Karo, Kapten.CPM. Agus Setiawan : Siap Bermitra dan Tidak Alergi Dengan Wartawan
DPC LSM KPK-RI Tanah Karo Resmi Daftar ke Kejaksaan Negri Melengkapi Administrasi
Dana Desa Rp 1,1 Milyar Diduga Bermasalah Transparansi Geuchik Dan Tuha Peut Di Pertayakan.
Polri Hadir Dukung Ketahanan Pangan, Amankan Tasyakuran Panen Raya di Seputih Raman

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 22:59 WIB

Polres Serdang Bedagai Turut Berduka Cita atas Wafatnya Purnawirawan Polri Kompol H. Ahmad Yani Siregar, SH

Rabu, 7 Januari 2026 - 22:43 WIB

Bupati Tebo Hadiri Paripurna HUT ke-22 Dharmasraya, Perkuat Sinergi Antar Daerah

Rabu, 7 Januari 2026 - 22:09 WIB

Berkat Capaian Produksi GKG, Bupati Banyuasin Raih Satyalencana Wira Karya

Rabu, 7 Januari 2026 - 22:06 WIB

Bersama Gubernur Lampung, Gubernur Jawa Tengah Dan Forkopimda Provinsi Lampung, Kasdam XXI/RI Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:19 WIB

Dansubdenpom 1/2 -1 Tanah Karo, Kapten.CPM. Agus Setiawan : Siap Bermitra dan Tidak Alergi Dengan Wartawan

Berita Terbaru