Heboh Kekerasan Anak Usia 6Tahun Hingga Tewas Diduga Dianiyaa Ibu Tiri,

Jumat, 23 Agustus 2024 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mitramabes.com.Pontianak Kalbar Sempat dikabarkan hilang Orang tua korban (Ayah Kandung dan Ibu Tiri) datang ke Polda Kalbar untuk melaporkan kehilangan seorang anak Bernama Ahmad Nizam Alfahri Usia Enam Tahun Tepatnya Dijalan Purama Agung 7,No,G3. Kelurahan Parit Tokaya Kecamatan Pontianak Selatan. ditemukan di Belakang rumah nya/22/8/2024/

Anak Tersebut ditemukan sudah Tidak Bernyawa Dibelakang Rumah dengan kondisi Ditutup Menggunakan Karung Dan Di Bungkus Dengan Plastik.dalam kondisi Sudah Berbau Tak Sedap/Busuk,

Diduga Kuat Pelaku Inisial (IF) Ibu Tiri Kelahiran SRI Bandung Jln Fitria Dusun 3 Desa Sri Bandung Kec. Tanjung Batu Kab. Ogan Hilir Provinsi Sumatera Selatan/ dan Menetap Di Purnama Agung 7 Blok G 3 Kec Pontianak Selatan Kota Pontianak.

Mendapatkan.Informasi Dengan Gerak Cepat Tim Resmob Polda Kalbar tentang adanya Penemuan Mayat di Jl. Purnama Agung 7 No. G3. Kel. Parit Tokaya, Kec. Pontianak Selatan. Guna memastikan imformasi tersebut tim mendatangi TKP dan bertemu dengan ayah kandung korban serta warga sekitar.

Tim pun mengumpulkan infomasi serta berkoordinasi bersama Tim reskrim polresta pontianak Kota, inafis Polda Kalbar dan RS. Bhayangkara.

Adapun Motif Keterangan Pelaku Hari Senin, tanggal 19 Agustus 2024. Korban dikuncikan Pintu dibelakang rumah oleh Ibu Tiri korban (tidak dikasih makan), Pada malamnya hujan deras

Diduga pembunuhan berdasar keterangan pelaku Ibu Tiri korban sempat melihat dibelakang Rumah ,Korban dalam kondisi lemas masih bernyawa,

Kemudian dimandikan dan dibersihkan, saat korban disuruh berdiri disuruh masuk rumah, korban berjalan ke dalam rumah dngan kondisi lemas,

melihat hal tersebut Ibu Tiri Korban merasa jengkel dengan korban dan mendorong korban sehingga kepala korban terbentur kelantai.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab kematian korban secara pasti.
Kasus ini tengah dalam penanganan serius oleh pihak kepolisian, dengan harapan dapat segera diungkap dan pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku./Red,, MBS,,,

Berita Terkait

Di tetapkanya Khairul Anwar sebagai tersangka tanpa2 alat bukti yang cukup ungkap kuasa hukumnya usai sidang pertama prapid di pn Palembang
Miris Mobil Ambulan Desa Rahong Diduga Di Pakai Membawa Rumput Ternak Bumdes dan Dalam Pelaksanaan Untuk Ketapang Diduga Tidak Sesuai Juknis
MERASA DIFITNAH! Ketua GBR Sumsel Ferry King Siap Tempuh Jalur Hukum, Bantah Keras Tudingan Penyerobotan Lahan
BPAN LAI Temukan Dugaan Ketidaktransparanan Dana Desa di Banyuasin, Jalan Poros Masih Tanah Berlumpur
Warga Keluhkan Pelayanan BPN Kota Pontianak: Loket Kosong hingga Ketidakpastian Pengukuran Tanah
Bupati dan Wakil Bupati Tebo Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026
Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Bupati Tapanuli Utara Hadiri Rakornas 2026 .
Aster Kasdam XXI/Radin Inten Hadiri Apel Forkopimda di Lapangan Korpri Kantor Gubernur

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:01 WIB

Di tetapkanya Khairul Anwar sebagai tersangka tanpa2 alat bukti yang cukup ungkap kuasa hukumnya usai sidang pertama prapid di pn Palembang

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:52 WIB

Miris Mobil Ambulan Desa Rahong Diduga Di Pakai Membawa Rumput Ternak Bumdes dan Dalam Pelaksanaan Untuk Ketapang Diduga Tidak Sesuai Juknis

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:43 WIB

MERASA DIFITNAH! Ketua GBR Sumsel Ferry King Siap Tempuh Jalur Hukum, Bantah Keras Tudingan Penyerobotan Lahan

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:23 WIB

BPAN LAI Temukan Dugaan Ketidaktransparanan Dana Desa di Banyuasin, Jalan Poros Masih Tanah Berlumpur

Senin, 2 Februari 2026 - 22:45 WIB

Warga Keluhkan Pelayanan BPN Kota Pontianak: Loket Kosong hingga Ketidakpastian Pengukuran Tanah

Berita Terbaru