Langkahan – MBS.com
Aceh Utara hari pertama masuk sekolah pasca banjir bandang di SDN 7 Langkahan, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, menjadi hari yang spesial bagi siswa-siswi. Meskipun tidak ada kegiatan belajar mengajar, Kepala Sekolah Waliyuddin, S.Pd dan para dewan guru mensiasati dengan cara belajar mengaji dan bercerita tentang sejarah untuk menghilangkan trauma pada anak-anak pasca banjir yang melanda di kecamatan langkahan.
Walaupun tidak ada seragam dan atribut sekolah, siswa-siswi sangat bersemangat menyambut hari pertama masuk sekolah. “Kami ingin anak-anak kami merasa nyaman dan aman terlebih dahulu, sebelum memulai proses belajar,” kata Waliyuddin.

Waliyuddin mengharap kepada pemerintah Aceh Utara agar memberi bantuan alat berat berupa excavator kecil untuk mengeruk sisa lumpur yang tak sanggup lagi di bersihkan karena material lumpur setebal 40cm.sedangkan untuk di setiap lokal semuanya sudah bersih”Kami juga sangat berharap kepada pemerintah dan donatur agar bisa membantu seragam sekolah, sepatu, tas, dan buku tulis untuk siswa-siswi SDN 7 Langkahan,” tambahnya.
Waliyuddin juga mengharap agar pemerintah memberi bantuan mobiler yang hampir 90 persen hilang dan rusak terbawa air.komputer hilang terbawa arus “Kami sangat membutuhkan bantuan ini untuk memulihkan kegiatan belajar mengajar di SDN 7 Langkahan,” katanya.
Dengan semangat yang tinggi, siswa-siswi SDN 7 Langkahan memulai tahun ajaran baru dengan harapan dan impian yang besar, serta tekad untuk bangkit dari kesulitan dan bisa terus maju.
(pak nek)










