MITRA MABES.COM//PALEMBANG – Lapangan Apel Gedung Presisi Mapolda Sumatera Selatan tampak berbeda pada Senin pagi (19/1/2026). Di bawah langit Palembang yang cerah, ratusan personel Polri berdiri tegap mengikuti Upacara Hari Kesadaran Nasional, sebuah momentum refleksi yang kembali mengingatkan arti pengabdian dan tanggung jawab kepada bangsa.
Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB itu dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol. Andi Rian R Djajadi, S.I.K., M.H. dan dihadiri Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., para Pejabat Utama Polda Sumsel, serta personel Polri dari berbagai jenjang, mulai Pamen, Pama, Bintara, Tamtama hingga ASN.
Suasana berlangsung khidmat sejak pengibaran Sang Merah Putih, mengheningkan cipta, hingga pengucapan Tri Brata, Catur Prasetya, dan Panca Prasetya Korpri—sebuah penegasan janji moral insan Bhayangkara dalam menjalankan tugas negara.

Dalam amanatnya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar rutinitas seremonial bulanan, melainkan momen penting untuk bercermin sejauh mana nilai integritas, disiplin, dan profesionalisme benar-benar diterapkan dalam tugas sehari-hari.
“Kepercayaan publik adalah modal sosial yang tidak bisa ditawar. Sekali hilang, akan sangat sulit dikembalikan. Karena itu, setiap anggota Polri wajib menjaga integritas, bekerja profesional, dan hadir sebagai pelindung serta pengayom masyarakat,” tegas Kapolda.
Ia juga menekankan pentingnya sinergitas, inovasi, dan pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas kamtibmas di tengah dinamika dan tantangan masyarakat yang semakin kompleks.

Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menambahkan bahwa upacara ini menjadi pengingat kolektif bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Hari Kesadaran Nasional adalah sarana membangun kembali semangat pengabdian. Nilai-nilai Tri Brata dan Catur Prasetya harus hidup dalam tindakan nyata, khususnya dalam pelayanan yang humanis, cepat, dan responsif kepada masyarakat,” ujarnya.
Upacara ditutup dengan menyanyikan Mars Polda Sumatera Selatan, penghormatan pasukan, dan pembubaran barisan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.
Momentum ini menjadi pesan kuat bahwa Polri, khususnya Polda Sumsel, berkomitmen terus berbenah, memperkuat kepercayaan publik, serta menghadirkan pelayanan yang semakin profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
(Jhony)









