Gubernur Perintahkan Pengukuran Ulang HGU PT Blangkutuba di Desa Suka Tani

Sabtu, 15 Maret 2025 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN MBS– Pemerintah Provinsi melalui Gubernur mengeluarkan instruksi tegas untuk melakukan pengukuran ulang Hak Guna Usaha (HGU) lahan perkebunan sawit milik PT Blangkutuba di Desa Suka Tani. Langkah ini diambil menyusul laporan dari perangkat desa dan masyarakat setempat terkait dugaan penyimpangan luas lahan serta dampak limbah pabrik kelapa sawit (PKS) yang merugikan warga.

 

Sekretaris desa (Sekdes) bersama perangkat desa dan perwakilan masyarakat telah menyampaikan keluhan terkait pencemaran lingkungan akibat limbah PKS yang mencemari area pemukiman dan lahan pertanian warga. Warga mengeluhkan bau tak sedap serta dampak limbah yang mencemari aliran sungai, yang berpotensi mengganggu kesehatan dan mata pencaharian mereka.

 

“Sesuai arahan gubernur, tim akan turun langsung untuk melakukan pengukuran ulang dan memastikan apakah lahan yang digunakan sesuai dengan izin yang diberikan. Selain itu, kami juga akan menginvestigasi dampak lingkungan akibat operasional perusahaan,” ujar tokoh masyarakat Juli, Hasnawi Ilyas, Rabu, 12 Maret 2025.

 

Masyarakat berharap langkah ini bisa menjadi awal penyelesaian masalah yang telah berlangsung lama. Mereka meminta pemerintah daerah dan pihak terkait untuk lebih tegas dalam menangani pencemaran lingkungan yang terjadi.

 

Sementara itu, pihak PT Blangkutuba belum memberikan pernyataan resmi terkait kebijakan pengukuran ulang HGU dan keluhan warga mengenai limbah PKS. Perusahaan diharapkan dapat bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menemukan solusi yang menguntungkan semua pihak, khususnya warga yang terdampak.

 

Proses pengukuran ulang HGU dan investigasi limbah ini diperkirakan akan berlangsung dalam waktu dekat, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, masyarakat, dan lembaga lingkungan hidup.

Berita Terkait

40 Personel BKO Polda Jambi Kembali dari Misi Kemanusiaan di Sumbar, Disambut Wakapolda
Diduga Kebakaran Terjadi Di Akibatkan Ada Nya Percikan Arus Listrik Yang Tak Stabil.
Klarifikasi pihak CV yg menjadi korban pemberitaan negatip beredar di masyarakat.
Diduga Kebakaran Terjadi Di Akibatkan Ada Nya Percikan Arus Listrik Yang Tak Stabil.
*Kapolres Pagar Alam Pimpin Apel Penghargaan kepada Personel Berprestasi*
Asintel Kasdam XXI/ RI Bersama Aster Kasdam XXI/ RI Beangkatkan Bantuan Pasca Bencana Alam Di Provinsi Aceh
Perjalanan Karir Dari Kasi Kecamatan Tambusai Utara Rohul. Kini Ahendra Di Tunjuk Jadi Camat Tanjung Medan, Rohil
Polsek Berastagi Cek Langsung Dugaan Barak Narkoba dan Judi “Tembak Ikan” yang Viral di Medsos, Hasil Nihil

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 14:24 WIB

40 Personel BKO Polda Jambi Kembali dari Misi Kemanusiaan di Sumbar, Disambut Wakapolda

Senin, 26 Januari 2026 - 14:05 WIB

Diduga Kebakaran Terjadi Di Akibatkan Ada Nya Percikan Arus Listrik Yang Tak Stabil.

Senin, 26 Januari 2026 - 13:57 WIB

Klarifikasi pihak CV yg menjadi korban pemberitaan negatip beredar di masyarakat.

Senin, 26 Januari 2026 - 13:54 WIB

Diduga Kebakaran Terjadi Di Akibatkan Ada Nya Percikan Arus Listrik Yang Tak Stabil.

Senin, 26 Januari 2026 - 13:07 WIB

*Kapolres Pagar Alam Pimpin Apel Penghargaan kepada Personel Berprestasi*

Berita Terbaru