Gegara Rp50ribu, Nyawa istri melayang

Minggu, 11 Agustus 2024 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

mitramabes.Com.Aceh Tenggara Gara-gara uang habis dipakai untuk belik minyak sepeda motor dan rokok, seorang istri di Kabupaten Aceh Tenggara, berinisial A, 49 tahun, tewas dibunuh suaminya berinisial R, 48 tahun. Korban tewas setelah mengalami luka dibagian dada dan kepala.

Peristiwa itu terjadi di perkebunan jagung milik pelaku dan korban yang berada satu desa dengan tempat tinggal mereka di Desa Cingkam II, Kecamatan Lawe Alas, Aceh Tenggara, Sabtu 3 Agustus 2024 sekitar pukul 13.30 WIB.

Pelaku R, 48 tahun, bermaksud menggunakan uang tersebut untuk membeli rokok dan minyak sepeda motor dikarenakan hendak bekerja membersihkan kebun.

“Setelah itu, pelaku langsung pergi ke kebun,” kata Patar, Sabtu 3 Agustus 2024.

Dikatakan Patar, sekitar pukul 11.30 WIB, Pelaku R pulang ke rumah untuk makan siang dan melaksanakan shalat Zuhur. Usai melaksanakan shalat, pelaku kembali pergi ke kebun.

“Tidak lama setelah tiba di kebun, korban A (49) datang dan menanyakan kepada pelaku R apakah dia mengambil uang sebesar Rp 50 ribu tersebut, pelaku R mengakui perbuatannya dan berjanji akan mengganti uang tersebut keesokan harinya,” ujarnya

Patar juga menyebutkan, pertengkaran pun terjadi antara keduanya, saat mereka berada di dalam pondok, korban memukul dan menggigit tangan pelaku.

Dalam situasi tersebut, sebuah pisau yang terselip di dinding pondok jatuh dan mengenai kepala pelaku R sebelum jatuh ke lantai.

“Keduanya kemudian berebut pisau tersebut, dan akhirnya pelaku R berhasil menguasai pisau itu,” sebutnya.

Lanjut Patar, pelaku R kemudian menusukkan pisau tersebut ke dada sebelah kiri korban sebanyak satu kali, yang mengakibatkan korban A terjatuh di pangkuan pelaku. “Tidak berhenti di situ, pelaku juga memukul korban dengan batu pengganjal pintu sebanyak dua kali di bagian kening.”

Patar mengungkapkan, setelah melihat korban A tidak berdaya, pelaku R langsung menyerahkan diri dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lawe Alas, pelaku langsung diamankan pihak kepolisian.

Kekinian, pelaku sudah limpahkan ke Polres Aceh tenggara bersama barang bukti berupa satu bilah pisau belati dan dua buah batu. (Trs)

Berita Terkait

Sabu Disembunyikan di Kotak Rokok, Pengedar Dipelimpahkan ke Satresnarkoba Polres Tanjab Barat.
Pemdes Pangkalan Nyirih Gelar Evaluasi Kinerja Lembaga Desa Tahun 2026 Admin 19 Januari 2026.
Pengurus swadaya Dusun tiga sai pabaso anti di kritik Tapung hulu (18 /01/ 2026).
Respon Cepat Polsek Kubu, dan Tim Opsnal Satreskrim Polres Rohil, Misteri Temuan Mayat di Teluk Nilap Terungkap Penyebab Kematian nya Lewat Autopsi.
*Desa Seuneubok Saboh Kecamatan Pante Bidari Oknum Kaur Pembangunan Diduga Menghambatkan Bantuan Dari Pusat Hunian Rumah Sementara (Huntara) Kepada Masyarakat Korban Banjir*
PKN MAPALA Se-Indonesia dan PKD MAPALA Se-Indonesia Gelar Peletakan Batu Pertama Pembangunan Musholla MAPALA Se-Indonesia
Polsek Salapian Ungkap Kasus Peredaran Narkotika di Desa Turangi, Satu Pelaku Diamankan
Sat Lantas Polres Langkat Intensifkan Patroli di Jalur Wisata Tangkahan, Jaga Kamseltibcar Lantas dan Kamtibmas

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 21:12 WIB

Sabu Disembunyikan di Kotak Rokok, Pengedar Dipelimpahkan ke Satresnarkoba Polres Tanjab Barat.

Senin, 19 Januari 2026 - 21:05 WIB

Pemdes Pangkalan Nyirih Gelar Evaluasi Kinerja Lembaga Desa Tahun 2026 Admin 19 Januari 2026.

Senin, 19 Januari 2026 - 21:01 WIB

Pengurus swadaya Dusun tiga sai pabaso anti di kritik Tapung hulu (18 /01/ 2026).

Senin, 19 Januari 2026 - 19:49 WIB

*Desa Seuneubok Saboh Kecamatan Pante Bidari Oknum Kaur Pembangunan Diduga Menghambatkan Bantuan Dari Pusat Hunian Rumah Sementara (Huntara) Kepada Masyarakat Korban Banjir*

Senin, 19 Januari 2026 - 19:44 WIB

PKN MAPALA Se-Indonesia dan PKD MAPALA Se-Indonesia Gelar Peletakan Batu Pertama Pembangunan Musholla MAPALA Se-Indonesia

Berita Terbaru