Dugaan Penyelewengan Anggaran, Aparat Hukum Didesak Periksa Kasatker BBWSS 2

Selasa, 11 Februari 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MEDAN, Mitramabes.com-

Aparat penegak hukum baik Polda Sumut, Kejatisu hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut kasus dugaan penyelewengan anggaran perawatan kanal dan sungai di Sumatera Utara.

“Kita mendesak aparat penegak hukum segera mengusut dugaan penyelewengan anggaran perawatan kanal dan sungai di Sumut,” ujar Ketua DPW LSM Pakar Sumut, Aldo Ananta di Medan, Selasa (11/2/2025).

Menurut informasi, kata Aldo, anggaran perawatan kanal dan sungai di Sumut yang dikucurkan Kementerian PUPR sebesar Rp100miliar pertahunnya.

Namun, diduga anggaran Rp100 miliar itu tidak dikelola sebagaimana mestinya. Buktinya, kanal yang berlokasi di Marendal Medan, kondisinya dipenuhi semakbelukar dan sampah. Hal ini yang membuat kanal untuk pengendalian banjir itu tidak berfungsi.

Bekaitan dengan adanya dugaan penyelewengan anggaran Rp100 miliar pertahun itu, LSM Pakar mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusutnya.
“Panggil dan periksa PPK OP 3 dan Kasatker Operasional Pemeliharaan (OP) yang diduga ada bermain dalam anggaran itu,” tegas Aldo.

Menurut pengamatan LSM Pakar, kondisi kanal Titikuning dan Marendal hingga aliran sungai menuju Belawan, kondisinya saat ini tidak terawat. Padahal anggaran perawatan dari Kementerian PUPR terus dikucurkan setiap tahun. Dan diyakini banjir di Kota Medan adalah akibat dari tidak berfungsinya aliran sungai yang akibat sampah sampah dan semak yang telah mengendap. (AHS)

Berita Terkait

M. Wahyudhi Kasatpol PP Sergai Bungkam Ketika Dikonfirmasi Mengenai Adanya Ikan Banyak yang Mati Disungai Liberia yang Diduga Akibat Limbah Kilang Ubi.
Kapolres Sergai Abaikan Konfirmasi Awak Media Terkait Aktivitas Galian C.
Kadis Perpustakaan Sergai Marah – marah dan Bentak Awak Media Ketika Dikonfirmasi Mengenai Bendera yang Diduga Robek.
Polres Sergai Bungkam Ketika Dikonfirmasi Mengenai Kegiatan Aktivitas Galian C, yang Mana Beberapa Hari Sebelumnya Ditutup.
Penegakkan Hukum Terhadap Kegiatan Aktivitas Kegiatan Galian Tanah Urug atau Galian C, di Sergai Seperti Dagelan.
Kinerja Polres Sergai Dipertanyakan Dalam Menangani Masalah Dugaan Limbah Kilang Ubi yang Mencemari Sungai Desa Liberia.
Kadis Lingkungan Hidup Sergai Bungkam Ketika Dikonfirmasi Mengenai Masalah Air Sungai Desa Liberia yang Diduga Tercemar Limbah Kilang Ubi.
Hasil Investigasi Awak Media Penyebab Dari Banyaknya Ikan Mati di Sungai Desa Liberia, Diduga Kuat Karena Limbah Cair Dari Kilang Ubi.

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:53 WIB

M. Wahyudhi Kasatpol PP Sergai Bungkam Ketika Dikonfirmasi Mengenai Adanya Ikan Banyak yang Mati Disungai Liberia yang Diduga Akibat Limbah Kilang Ubi.

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kapolres Sergai Abaikan Konfirmasi Awak Media Terkait Aktivitas Galian C.

Senin, 26 Januari 2026 - 12:40 WIB

Kadis Perpustakaan Sergai Marah – marah dan Bentak Awak Media Ketika Dikonfirmasi Mengenai Bendera yang Diduga Robek.

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:21 WIB

Polres Sergai Bungkam Ketika Dikonfirmasi Mengenai Kegiatan Aktivitas Galian C, yang Mana Beberapa Hari Sebelumnya Ditutup.

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:02 WIB

Penegakkan Hukum Terhadap Kegiatan Aktivitas Kegiatan Galian Tanah Urug atau Galian C, di Sergai Seperti Dagelan.

Berita Terbaru