*Dugaan Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Desa Panggarangan Tidak Transparan, Papan Proyek Tanpa Rincian Anggaran*
Lebak Banten mitramabes.com– Pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menjadi sorotan warga. Proyek yang saat ini tengah berjalan tersebut diduga tidak transparan karena papan informasi proyek yang terpasang di lokasi tidak mencantumkan jumlah anggaran secara jelas.
Berdasarkan pantauan di lokasi, papan proyek memang terpasang di depan area pembangunan. Namun, informasi yang tercantum dinilai belum lengkap karena tidak memuat rincian besaran anggaran, sumber dana secara detail, maupun informasi pendukung lainnya sebagaimana lazimnya proyek yang menggunakan dana pemerintah.
Awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada petugas humas yang berada di lokasi proyek. Ia membenarkan bahwa papan proyek tidak mencantumkan rincian anggaran dan mengaku merasa heran atas hal tersebut.
“Biasanya kalau kita kerja di proyek lain, rincian anggaran itu selalu ada di papan proyek. Ini pas saya lihat tidak ada. Tapi sudah saya sampaikan,” ujarnya singkat.
Sejumlah warga Desa Panggarangan mengaku kecewa karena tidak dapat mengetahui besaran dana yang digunakan dalam pembangunan gedung tersebut. Padahal, sesuai prinsip keterbukaan informasi publik, setiap proyek pembangunan yang menggunakan anggaran negara, termasuk yang bersumber dari APBN, wajib mencantumkan detail informasi seperti nilai anggaran, sumber dana, serta waktu pelaksanaan.
“Sampai sekarang kami tidak tahu berapa total anggaran yang digunakan. Di papan proyek hanya tertulis nama kegiatan dan pelaksana, tapi tidak ada rincian biaya,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Kondisi ini memunculkan dugaan kurangnya transparansi dalam pelaksanaan proyek dan bahkan memicu kecurigaan adanya potensi penyimpangan anggaran. Meski demikian, dugaan tersebut masih sebatas asumsi warga dan belum ada keterangan resmi dari pihak terkait.
Sejumlah masyarakat setempat meminta pihak pelaksana mapun pihak terkait untuk segera memberikan penjelasan resmi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Mereka menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan bentuk akuntabilitas kepada publik.
“Kalau memang tidak ada masalah, seharusnya anggaran dicantumkan secara terbuka. Ini menyangkut uang rakyat,” ujar warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek maupun pihak terkait belum memberikan keterangan resmi terkait tidak dicantumkannya jumlah anggaran pada papan proyek tersebut.
Masyarakat berharap adanya klarifikasi dan transparansi agar pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Desa Panggarangan dapat berjalan lancar serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kaperwil Mbs’H.solihin
Editor : H.solihin
Sumber Berita : SR panggarangan










