DPC Ormas Bidik Kabupaten Padang Lawas Surati PT. KAS Terkait DAS dan Limbah.

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang lawas, Mitra Mabes.com-Dewan Pengurus Cabang Organisasi Masyarakat Barisan Indonesia Pemantau dan Pengawas Tindak Pidana Korupsi (DPC Ormas Bidik) Kabupaten Padang Lawas telah menyurati Perusahaan Perkebunan kelapa sawit PT.Karya Agung Sawita (KAS) terkait Daerah Aliran Sungai yang ada didalam Areal perkebunan tepat disepanjang Aliran Sungai Aek Tinga yang bermuara ke Sungai Sosa, ditanami pohon Kelapa Sawit dipinggiran Sungai yang seharusnya untuk Sungai Kecil 50 Meter Kiri kanan tidak boleh ditanami sesuai dengan Undang-undang Kehutanan (U.U. No. 41 Tahun 1999) yang mengamanatkan disepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) tidak boleh ditanami pohon Kelapa Sawit untuk Sungai Kecil 50 Meter Kiri kanan dan untuk Sungai Besar 100 Meter Kiri kanan yang seharusnya dihijaukan dengan tanaman Kayu-kayuan.

 

Untuk itu diminta kepada Perusahaan agar menghentikan hal tersebut dan Apabila telah terjadi Keterlanjuran maka diwajibkan melakukan Penghijauan/reboisasi ditempat lain yang terdapat penggundulan hutan terutama di Pegunungan dan lereng curam dari Gunung tersebut.

 

Maka Kami dari DPC Ormas Bidik Kabupaten Padang Lawas provinsi Sumatera Utara mempertanyakan tentang lahan pengganti tersebut demikian disampaikan Ketua Ormas Bidik Padang Lawas Asrul Muharram Hasibuan dikantornya, Jum’at (13/2/2026)

 

Ditambah lagi dengan Plank Perusahaan PT. KAS yang melarang Masyarakat untuk tidak mengambil Udang dan Ikan sepanjang Sungai Tersebut, Pelarangan ini diduga untuk menghindari Masyarakat agar tidak mengambil terus mengkonsumsi Udang dan Ikan sepanjang Alur Sungai tersebut yang diduga juga merupakan pembuangan Limbah unit Pabrik PKS PT

KAS yang ada didekat Perusahaan Perkebunan Sawit ini, Apabila hujan turun diduga pihak Pabrik selalu membuang Limbahnya ke Sungai.

 

Kehadiran Perusahaan mulai dari Pabrik dan Perkebunan pada suatu Daerah diharapkan bisa meningkatkan Taraf Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat disekitarnya. Bukan untuk menakut-nakuti dan menindas Masyarakat yang ada disekitar Perusahaan. (Tim)

Berita Terkait

“Jangan Biarkan Kami Mati dalam Kepungan Debu Jalan”
Kasrem 043/Gatam Hadiri Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer TA 2026, Tegaskan Komitmen Disiplin dan Taat Hukum
PENYERAHAN SK DEFINITIF, LBH KIS LAMPUNG UTARA SIAP JADI GARDA TERDEPAN DALAM DUNIA KESEHATAN.
Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Usaha Jual Beli Rongsok Kendaraan Roda Dua di Desa Braja Indah, Kecamatan Braja Selebah, Jadi Sorotan.
Pererat Kemitraan dengan Wartawan, Kapolres Aceh Utara Ngopi Bareng di Ujung Timur
Wabup Nazar Efendi Hadiri Gerakan Pangan Murah Nasional Jelang Ramadhan 1447 H di Tanggo Rajo
Danrem 042/Gapu Pimpin Sertijab Dandim 0416/Bute, Tekankan Kemanunggalan TNI-Rakyat dan Penguatan Yon TP
Polres Tebo Resmi Luncurkan SPPG, Terhubung Virtual dengan Polda Jambi

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:05 WIB

“Jangan Biarkan Kami Mati dalam Kepungan Debu Jalan”

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:03 WIB

Kasrem 043/Gatam Hadiri Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer TA 2026, Tegaskan Komitmen Disiplin dan Taat Hukum

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:47 WIB

PENYERAHAN SK DEFINITIF, LBH KIS LAMPUNG UTARA SIAP JADI GARDA TERDEPAN DALAM DUNIA KESEHATAN.

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:43 WIB

Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Usaha Jual Beli Rongsok Kendaraan Roda Dua di Desa Braja Indah, Kecamatan Braja Selebah, Jadi Sorotan.

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:36 WIB

DPC Ormas Bidik Kabupaten Padang Lawas Surati PT. KAS Terkait DAS dan Limbah.

Berita Terbaru

NASIONAL

“Jangan Biarkan Kami Mati dalam Kepungan Debu Jalan”

Jumat, 13 Feb 2026 - 21:05 WIB