Dorong Ekspansi Budaya Tionghoa Indonesia ke Nasional dalam Bingkai NKRI

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak, Kalbar .Mitramabes.com

Suyanto Tanjung resmi dilantik menjadi ketua DPP MABT INDONESIA periode 2025 – 2030 oleh Ketua dewan kehormatan MABT DR (HC) OESMAN Sapta di hotel novetel, Selasa 10/2/2026.

Ketua DPP MABT Kalimantan Barat, Suryanto Tanjung setelah diilantik menegaskan bahwa organisasi Budaya Tionghoa Indonesia hadir sebagai wadah pelestarian adat dan budaya leluhur dalam bingkai NKRI, dengan Kalimantan Barat sebagai salah satu pusat awal pengembangannya.

“Kenapa kami memakai nama Budaya Tionghoa Indonesia? Karena visi kami adalah menyebarluaskan organisasi ini ke seluruh Indonesia” tegas Suyanto Tanjung.

Kalimantan Barat menjadi prioritas awal, lalu kami akan bergerak ke provinsi-provinsi besar seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Yogyakarta, Palembang, hingga Bangka Belitung.

Menurut Suryanto, dalam waktu dekat pihaknya akan fokus pada konsolidasi internal sebelum bersinergi dengan tokoh-tokoh masyarakat di berbagai daerah.

Langkah tersebut dilakukan untuk menyatukan kekuatan dan membentuk organisasi yang solid serta eksis di tingkat nasional.

Ia menegaskan bahwa setiap manusia hidup dengan adat dan istiadat, dan warisan budaya leluhur tidak boleh tergerus oleh arus modernisasi.

“Jika anak-anak kita tidak diajarkan dan diingatkan tentang pentingnya warisan budaya leluhur, ini akan menjadi persoalan di masa depan. Salah satu nilai utama yang harus kita jaga adalah saling menghargai antar etnis,” ujarnya.

Imlek dan Ramadhan, Simbol Nyata Toleransi dan Kebersamaan

Suryanto juga menyoroti keunikan perayaan Imlek tahun ini yang bertepatan dengan bulan Ramadhan.

Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan momen tersebut sebagai contoh konkret toleransi dan harmoni sosial di Indonesia.

“Alangkah indahnya ketika saudara-saudara Tionghoa yang merayakan Imlek dan Cap Go Meh mengajak teman-teman Muslim berbuka puasa di rumah.

Kita yang menyiapkan hidangan untuk mereka. Ini adalah simbol persaudaraan yang nyata,” tuturnya.

Menurutnya, kebersamaan seperti ini akan semakin mempererat hubungan antarsuku dan antarumat beragama, sekaligus menegaskan bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu.

“Imlek memang identik dengan kebahagiaan, salah satunya memakai baju baru. Namun yang paling penting adalah kebahagiaan karena kebersamaan,” pungkas Suryanto.

 

(Bsg)

Berita Terkait

Pelantikan Tiga Kepala Dinas, Satu Kepala Badan, dan Satu Staf Ahli
Polres Nagan Raya Kerahkan 117 Personil Gabungan Amankan Aksi Untuk Rasa
Bupati Tapanuli Utara: Penggabungan Organisasi dan Evaluasi ASN Demi Pembangunan Daerah.
Bapati Humbahas serahkan Bantua Sembako. Kepada Masyarakat Bencana Di Desa Tarabintang .
Pemkab Banyuasin Akan Terapkan Absensi Online Untuk ASN
Sat Lantas Polres Langkat “Goes to School” di MTsN 3 Langkat, Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini
Pererat Silaturahmi,Kadis Kominfo Kunjungi Kantor IWO Kota Binjai
Rotasi Pejabat ” Bupati Fokus Pada Disiplin dan Pemulihan Sekaligus Mendorong sinergi lintas OPD Untuk mempercepat pemulihan pascabencana diTaput .

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 00:57 WIB

Pelantikan Tiga Kepala Dinas, Satu Kepala Badan, dan Satu Staf Ahli

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:39 WIB

Dorong Ekspansi Budaya Tionghoa Indonesia ke Nasional dalam Bingkai NKRI

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:29 WIB

Polres Nagan Raya Kerahkan 117 Personil Gabungan Amankan Aksi Untuk Rasa

Selasa, 10 Februari 2026 - 22:35 WIB

Bupati Tapanuli Utara: Penggabungan Organisasi dan Evaluasi ASN Demi Pembangunan Daerah.

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:56 WIB

Bapati Humbahas serahkan Bantua Sembako. Kepada Masyarakat Bencana Di Desa Tarabintang .

Berita Terbaru