Dinding Besi Tak Membatasi Cahaya: Belajar dari Balik Jeruji

Kamis, 4 Desember 2025 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Sugih Lampung Tengah Mitra Mabes.Com – Di balik tembok tinggi dan pintu besi yang dingin, ada hati-hati yang masih ingin belajar, bermimpi, dan kembali menjadi manusia seutuhnya.

Pagi itu (Kamis, 24 Juli 2025) kami tiba di Lapas Kelas IIB Gunung Sugih dengan hati penuh harap.

Begitu gerbang terbuka, kami langsung disambut hangat oleh Kalapas Gunung Sugih, Bapak Mastur bersama jajarannya. Beliau tak hanya membuka pintu lapas, tapi juga membuka ruang hati agar program pemulihan terus hidup dan berkembang.

Kami tidak datang sekadar melakukan observasi kegiatan rutin rehabilitasi sosial bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tindak pidana narkotika.

Kami datang sebagai bagian dari harapan itu sendiri.

Bersama GRANAT (Gerakan Nasional Anti Narkotika), kami mendukung program rehabilitasi yang utuh: membebaskan tubuh dari candu narkoba sekaligus menyembuhkan jiwa dari luka rasa bersalah, putus asa, dan hilangnya harga diri.

Kali ini, para mahasiswa FKIP Universitas Bandar Lampung diajak keluar dari ruang kuliah ber-AC menuju “ruang kelas” paling nyata: Lapas Kelas IIB Gunung Sugih.

Di sini, mereka tidak hanya belajar mengajar, tapi juga belajar menjadi manusia yang lebih utuh.

Salah satu momen paling berkesan adalah ketika mahasiswa mengamati langsung proses pembinaan yang dipandu oleh Bapak Benny Mangkunegara, S.E. (Ketua Ikatan Konselor Adiksi Indonesia [IKAI] Provinsi Lampung sekaligus Sekretaris DPC GRANAT Lampung Tengah).

Dengan penuh ketenangan dan keahlian, beliau menjalankan tahapan-tahapan pembinaan adiksi secara profesional: mulai dari pendampingan individu, terapi kelompok, penguatan motivasi internal, hingga latihan keterampilan penolakan (refusal skill). Cara beliau mendengarkan tanpa menghakimi, memberi nasihat tanpa menggurui, serta membangun kepercayaan diri para WBP membuat semua yang hadir terpukau.

Kehadiran istimewa lainnya adalah Bapak H. Abdullah Surajaya, S.H., M.H. (Ketua DPC GRANAT Lampung Tengah sekaligus Anggota DPRD Provinsi Lampung).

Beliau turut memberikan pembinaan langsung dan menyampaikan pesan tegas sekaligus penuh kasih:

“Menjaga pemulihan itu harus sampai akhir hayat. Tapi itu tidak mudah. Yang terpenting adalah niatan kuat dari lubuk hati sanubari, dan keterampilan berani mengatakan ‘tidak’ ketika nanti bebas menghadapi godaan di luar sana.”

Empati bukan lagi hanya teori dari buku psikologi.

Empati lahir saat kita mendengar cerita mereka dan tanpa terasa air mata ikut mengalir.

Refleksi terdalam muncul ketika kita bertanya pada diri sendiri:

“Jika aku yang berada di posisi mereka, akankah masih ada yang percaya aku bisa berubah?”

Kegiatan ini bukan sekadar pengabdian masyarakat biasa.

Ini adalah panggilan kemanusiaan.

Ini bukti nyata bahwa pendidikan dan pemulihan tidak mengenal tembok beton, status sosial, apalagi masa lalu seseorang.

Kita hadir bukan dengan rasa iba, tapi dengan keyakinan teguh: setiap manusia berhak atas kesempatan kedua, dan kita adalah bagian dari kesempatan itu.

Ruang kelas sejati bukan yang ber-AC dan berwi-fi,

melainkan yang mampu mengubah hidup seseorang selamanya.

Kita mungkin tidak bisa mengubah dunia sekaligus.

Tapi kita bisa mengubah dunia satu orang per satu.

Mulai dari Lapas.

Mulai dari sekarang.

Mulai dari kita.

Salam pendidik penuh kasih,

Mari mengajar dengan jiwa.

Mari mengabdi dengan cinta.

#MengabdiDiLapas #GuruTanpaBatas #BersamaGRANAT #FKIPUBLMengabdi #LapasGunungSugih #StopNarkoba

04 Desember 2025

Ditulis oleh: Susanto Saman

Dosen FKIP UBL / Konselor dan Penyuluh DPD GRANAT Provinsi Lampung.

(Trimo Riadi)

Berita Terkait

Polres Kaur Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Nala 2026, Fokus Tekan Pelanggaran dan Laka Lantas.
Polres Kaur Terima Laporan Orang Hilang, Masyarakat Diminta Bantu Informasi.
Musyawarah Desa Penyampaian LPJ Realisasi APBDes Tahun Anggaran 2025 Desa Hutan Ayu Admin 04 Febuari 2026.
Dirbinmas Polda Jambi Hadiri HUT ke-48 SMAN 3 Kota Jambi, Dorong Pelajar Berkarakter dan Adaptif
Polsek Rimbo Bujang Kawal Pelatihan Petani Karet oleh Utusan Michelin dan NGO Stara Jambi
Kapolsek Bontomatene Temui Langsung Kades Tanete, Klarifikasi Isu Illegal Fishing Pantai Timur Yang Beredar di Medsos
Ikuti Sosialisasi di Polda Sulsel, Kapolres Selayar Perintahkan Anggota Dalami KUHP 2023 dan KUHAP 2025
Bersama Tiga Pilar, Babinsa, Kopda Frengki Suwito., Bhabinkamtibmas, Aipda Azis Muslim, Pj, penghulu, Jeprianto, dalam rangka sosialisasi pencegahan rawan kebakaran.

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:53 WIB

Polres Kaur Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Nala 2026, Fokus Tekan Pelanggaran dan Laka Lantas.

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:47 WIB

Polres Kaur Terima Laporan Orang Hilang, Masyarakat Diminta Bantu Informasi.

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:07 WIB

Dirbinmas Polda Jambi Hadiri HUT ke-48 SMAN 3 Kota Jambi, Dorong Pelajar Berkarakter dan Adaptif

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:55 WIB

Polsek Rimbo Bujang Kawal Pelatihan Petani Karet oleh Utusan Michelin dan NGO Stara Jambi

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:24 WIB

Kapolsek Bontomatene Temui Langsung Kades Tanete, Klarifikasi Isu Illegal Fishing Pantai Timur Yang Beredar di Medsos

Berita Terbaru