Dimana Pengawas, Proyek Pembangunan Drainase Dana Aspirasi Terkesan Asal Asalan.

Selasa, 1 Oktober 2024 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Aspirasi Drainase APBD Kutim Diduga Tidak Sesuai Spek.

Mitra Mabes com. Muara Wahau, Kutim – Proyek Pembangunan Drainase yang disalurkan melalui Dana Aspirasi Anggota DPRD Kutai Timur yang terletak di jalan Patin Desa Wanasari Kec Muara Wahau terkesan dikerjakan asal asalan. Hal ini terbukti saat team Media Mitra Mabes menemukan rangka besi untuk Drainase dipasang dengan besi 6 mm. Ini dianggap sudah melanggar aturan yang ditetapkan oleh Dinas PUPR sesuai RAB .

Saat dikonfirmasi dengan para pekerja dilapangan mengaku kami hanya bekerja , material bukan kami yang belanja.” Kami tidak tau soal ukuran pak ,kami hanya tinggal mengerjakan saja ” ucapnya.

Sementara keterangan dari Pelaksana Proyek warga desa Wahau Baru inisial R saat dikonfirmasi mengatakan ” Saya tidak tau ukuran yang dikirim penyuplay 6mm padahal saya pesan yang 8 mm dan 10 mm “, tegasnya.

Dengan adanya kejadian ini diharapkan agar pihak pengawas Proyek agar selalu turun kelapangan untuk melihat / mengontrol material yang digunakan agar kwalitas Pembangunan Proyek proyek Pemerintah darimanapun sumber dananya bisa terlaksana sesuai SPEK tidak asal asalan dan jadi ajang korupsi.

Secara umum Pembangunan Proyek proyek Pemerintah baik itu DD/ADD ataupun Dana Aspirasi dan APBD kenyataan dilapangan standarisasinya mutunya dinilai kurang baik.Terbukti setelah berjalan beberapa bulan kedepan khususnya Proyek Semenisasi jalan sudah berantakan , berlubang lubang dan ada yang patah patah.

Menurut keterangan beberapa warga hal ini diduga Semen nya kurang mencukupi dan mutu pasir jelek sehingga jalan cepat hancur kembali.

Editor : Heru Mbs.

Berita Terkait

Utamakan Keselamatan, Satgas Kapuas 2026 Kedepankan Edukasi dan Pemeriksaan Humanis di Pontianak
Produk UMKM Humbahas mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Pariwisata RI di Panggung Nasional Inacraft 2026.
Peringati HPN 2026, DPW MOI Banten Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Sejarah di Situs Salakanagara
Ketua DPC FRIC Kabupaten Lebak : Harus Jadi Perhatian Serius Pemerintah,Adanya Kecelakaan Diduga Akibat Jalan Berlubang Sehingga Mengakibatkan Korban Jiwa  
Kapolsek Rangkasbitung Polres Lebak di Wakili Kanit Reskrim dan Pemerintah Desa Sukamanah Tanam Jagung Hibrida Kuartal I Dengan Luas Lahan 1 H di Dua Lokasi
Bhabinkamtibmas Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Monitoring Pertumbuhan Pohon Jagung,Dukung Ketahanan Pangan
Tim Gabungan Polri, TNI Dan Instansi Terkait Lakukan Razia Penertiban Tambang Ilegal Di Beutong ( Nagan Raya)
Komite SMKN 2 Nganjuk Bungkam Soal “Uang Pembangunan”, Transparansi Dipertanyakan

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:26 WIB

Utamakan Keselamatan, Satgas Kapuas 2026 Kedepankan Edukasi dan Pemeriksaan Humanis di Pontianak

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:13 WIB

Produk UMKM Humbahas mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Pariwisata RI di Panggung Nasional Inacraft 2026.

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:04 WIB

Peringati HPN 2026, DPW MOI Banten Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Sejarah di Situs Salakanagara

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:39 WIB

Ketua DPC FRIC Kabupaten Lebak : Harus Jadi Perhatian Serius Pemerintah,Adanya Kecelakaan Diduga Akibat Jalan Berlubang Sehingga Mengakibatkan Korban Jiwa  

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:12 WIB

Kapolsek Rangkasbitung Polres Lebak di Wakili Kanit Reskrim dan Pemerintah Desa Sukamanah Tanam Jagung Hibrida Kuartal I Dengan Luas Lahan 1 H di Dua Lokasi

Berita Terbaru