Diduga Sekdes Twi Buya Lakukan Pungutan Liar Urus SKCK Minta Biaya Rp 100 Ribu

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Suka Makmue- Mitra Mabes. Com” warga desa Twi Buya mengeluh terhadap perbuatan sekdes dikarenakan setiap pengurusan SKCK dan pengurusan Akte kelahiran diminta uang Rp 100 Ribu oleh sekdes berinisial AN”

Perbuat sekdes merupakan pungutan liar ( pungli) dan tidak sesuai dengan aturan resmi padahal.Biaya resmi pengurusan SKCK diantaranya:
– Biaya resmi 0embuatsn SKCK di polri, sesuai aturan, biaya pembuatan SKCK di kantor polisi, (Polsek / polres) hanya Rp. 30.000
– Biasanya di desa tidak ada di kenakan biaya.
– pembayaran dilakukan langsung ke petugas polri atau melalui mekanisme online.

Menurut Kapolres Nagan Raya AKBP Benny Bathara, S. I. K., M. I. K melalui Waka polres Kompol Humaniora Sembiring, S. Kom., S. I. K bahwa mengenai tarif pembuatan SKCK hanya mencapai Rp 30. 000 bukan Rp 100 Ribu , apabila ada yang memintak biaya pembuatan SKCK Rp 100 Ribu itu sudah pungli, diharapkan masyarakat bisa langsung mengurus ke Polsek atau ke polres langsung” Pintanya

Lebih lanjut Dia menyebutkan hal ini telah di atur dalam peraturan pemerintah ( PP) No 76 tahun 2020 tentang jenis dan tarif PNPB. Biaya tersebut dibayarkan saat pengurusan di Polsek/ polres bukan di desa, apa bila warga yang dipungut biaya memberatkan silahkan laporkan ke penegak hukum” Pintanya

Sayangnya ketika di hubungi melalui WhatsApp kepala desa tidak meresponnya begitu juga beberapa kali di telpon oleh ka Biro juga tidak direspon hingga berita ini di turunkan ”

Editor : Ainon

Berita Terkait

Polres Langkat Fasilitasi Akses KUR dan Penyerapan Bulog, Perkuat Ekosistem Jagung untuk Ketahanan Pangan Nasional
Anak TK Asal Kota Serang Raih Juara Di cabang Olahraga Karate Di Turnamen BKC Piala Bupati Serang, Potensi Ciptakan Generasi Emas
Bupati Humbang Hasundutan Hadiri Rakor Penataan Kawasan Perkotaan dan Pariwisata .
BGN Tekankan MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan tapi Mesin Penggerak Ekonomi, Pemkab. Samosir siap Mendukung
Polda Kalbar Perkuat Pengawasan Pangan 2026, Satgas Saber Siap Awasi 14 Komoditas Strategis
Hari ke 5 Operasi, Satgas ops Keselamatan Kapuas 2026, Tekan Pelanggaran dengan Pendekatan Humanis dan Edukatif
Bupati Samosir/Wabup bersama Forkopimda Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah
Kapolda Kalbar Pimpin Sertijab Wakapolda: Brigjen Pol Hindarsono Resmi Gantikan Brigjen Pol Roma Hutajulu

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:13 WIB

Polres Langkat Fasilitasi Akses KUR dan Penyerapan Bulog, Perkuat Ekosistem Jagung untuk Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 7 Februari 2026 - 02:17 WIB

Anak TK Asal Kota Serang Raih Juara Di cabang Olahraga Karate Di Turnamen BKC Piala Bupati Serang, Potensi Ciptakan Generasi Emas

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:36 WIB

Bupati Humbang Hasundutan Hadiri Rakor Penataan Kawasan Perkotaan dan Pariwisata .

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:22 WIB

BGN Tekankan MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan tapi Mesin Penggerak Ekonomi, Pemkab. Samosir siap Mendukung

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:05 WIB

Polda Kalbar Perkuat Pengawasan Pangan 2026, Satgas Saber Siap Awasi 14 Komoditas Strategis

Berita Terbaru