Mitra mabes,com Bengkulu utara,–Proyek pembangunan di Desa yang ada di Kabupaten Bengkulu utara, yang disebut pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menuai sorotan tajam dari masyarakat.
Sejak awal pelaksanaan, proyek tersebut dinilai tidak transparan karena tidak dilengkapi papan nama kegiatan, sehingga memunculkan dugaan kuat adanya pelaksanaan proyek Pembangunan gedung Koperasi merah putih, tidak terbuka kepada publik.
Ketiadaan papan informasi proyek membuat warga kesulitan mengetahui detail pekerjaan, mulai dari nilai anggaran, kontraktor pelaksana, hingga jangka waktu pengerjaan.
Kondisi ini dinilai bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi publik dan memicu anggapan bahwa proyek tersebut “proyek siluman”.
Sorotan warga tidak berhenti pada aspek administrasi. Di lapangan, kualitas pekerjaan fisik justru di pertanyakan karena semakin mengkhawatirkan tanpa keterbukaan informasi publik.
Mendapat beberapa cuitan masyarakat, di group WhatsApp media ini menelusuri ke lapangan, bawah benar tidak di temukan papan informasi proyek hanya ada papan pelang yang bertuliskan koprasi desa merah putih dan nama desa,” tidak ditemukan papan informasi proyek.
“Ia tidak ada papan Informasi proyek, warga menduga proyek KDMP dinilai jauh dari keterbukaan Informasi,
MBS. Bengkulu utara










