Diduga Pembangunan Empat Gedung Baru SMAN 3 Teluk Lecah  Dikerjakan Asal jadi tidak ikut( RAB)

Sabtu, 8 Maret 2025 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkalis Rupat Mitra Mabes.com Pembangunan empat gedung baru di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Teluk Lecah, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Provinsi Riau senilai Rp.823.365000.juta rupiah, menuai kontroversi. Proyek ini diduga sarat dengan praktik nepotisme serta korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

 

Sejumlah pihak menyoroti adanya kejanggalan dalam proses lelang serta penunjukan kontraktor yang diduga memiliki kedekatan dengan oknum tertentu di pemerintahan daerah. Warga sekitar menilai proyek ini sejak awal tidak berjalan transparan, sehingga menimbulkan kecurigaan bahwa ada kepentingan tertentu yang bermain dalam pelaksanaannya.

 

“Kami melihat indikasi kuat bahwa proyek ini sudah dikondisikan untuk pihak tertentu. Kami berharap ada audit dan pengawasan ketat agar anggaran negara benar-benar digunakan untuk kepentingan pendidikan, bukan untuk memperkaya segelintir orang atau kontraktor bersangkutan” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Selain dugaan nepotisme , kualitas pembangunan juga menjadi sorotan. Masyarakat mempertanyakan penggunaan material yang diduga tidak sesuai spesifikasi. Jika dugaan ini benar, maka kualitas bangunan dikhawatirkan tidak akan bertahan lama dan berpotensi merugikan siswa serta tenaga pengajar.

 

Sementara itu, pihak sekolah menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada serah terima resmi dari kontraktor ke pihak sekolah. “Silakan dicek, karena kami juga belum menerima serah terima,” ujar perwakilan sekolah saat dikonfirmasi.

 

Lebih lanjut, kontroversi juga muncul terkait pembangunan rumah dinas guru. Masyarakat menyoroti bahwa rumah dinas tersebut tidak dilengkapi keramik serta toilet yang dibangun tanpa septic tank. Saat dikonfirmasi, seorang pengawas proyek berinisial “Bt” mengakui bahwa dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) memang tidak mencantumkan pemasangan keramik dan septic tank.

 

Hingga berita ini diterbitkan, dinas terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai dugaan penyimpangan ini. Masyarakat berharap aparat penegak hukum serta lembaga pengawas segera turun tangan untuk mengaudit proyek ini dan memastikan pembangunan berjalan sesuai aturan yang berlaku.

 

Kasus ini semakin menambah daftar panjang dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana pendidikan. Publik berharap agar pengawasan terhadap anggaran pendidikan lebih diperketat guna mencegah praktik korupsi yang dapat merugikan masa depan generasi muda.pungkasnya…

 

 

Pers: Raden Sukma

Sumber: Tim

Berita Terkait

Warga Appatanah Temukan Buaya di Pantai Timur, Kapolres Selayar Himbau Warga Lebih Berhati-hati
Polres Selayar Galang Komunitas Kurir, Aplikasikan Program Polantas Mappattabe Dalam Ops Keselamatan 2026
Kasus Riki Agasi Makin Memanas: Korban yang Pernah Ditahan 44 Hari Kini Balik Menyerang, Ajukan Gugatan Besar ke PN Medan!
Diduga Galian C Tanah Timbun Milik Oknum G Abaikan Dampak Lingkungan, Jalan Umum Berdebu Tanpa Penyiraman
Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi, S.E, M.Si Hadiri Asistensi Tata Kelola Pemanfaatan Pinjaman Daerah di Jakarta
Kapendam XXI/Radin Inten Gelar Doa Bersama Anak Yatim Piatu Dalam Rangka HUT Penerangan TNI AD Ke- 75
Korban Riki Agasi Melalui Kuasa Hukumnya Kembali Ajukan Tuntutan Atas Haknya Yang Telah dilakukan Penahanan Penetapan Tersangkah Oleh Polsek Medan Area Di ( PN ) Medan
Tingkatkan Profesionalisme, Polres Pagar Alam Gelar Uji Kemampuan Menembak Personel

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:51 WIB

Warga Appatanah Temukan Buaya di Pantai Timur, Kapolres Selayar Himbau Warga Lebih Berhati-hati

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:49 WIB

Polres Selayar Galang Komunitas Kurir, Aplikasikan Program Polantas Mappattabe Dalam Ops Keselamatan 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:16 WIB

Kasus Riki Agasi Makin Memanas: Korban yang Pernah Ditahan 44 Hari Kini Balik Menyerang, Ajukan Gugatan Besar ke PN Medan!

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:26 WIB

Diduga Galian C Tanah Timbun Milik Oknum G Abaikan Dampak Lingkungan, Jalan Umum Berdebu Tanpa Penyiraman

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:06 WIB

Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi, S.E, M.Si Hadiri Asistensi Tata Kelola Pemanfaatan Pinjaman Daerah di Jakarta

Berita Terbaru