Detik-detik video korban , sebelum ditemukan menjadi mayat di Desa pulauwan.

Senin, 10 Maret 2025 - 03:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ogan komering ilir (oki) mitramabes.com.Masalah uang memang tidak bisa di anggap remeh,gampang dan mudah.apalagi yang nama nya hutang piutang.”

Seorang warga pulauwan tewas mengenaskan dengan sekujur tubuh nya penuh luka.menurut informasi yang di himpun dari masyarakat sekitar desa.

Hari sabtu 08 maret 2025 menjadi hari terakhir bagi hidup nya, Lia panggilan lelaki tersebut, sebelum kejadian sempat membuat video terlebih dahulu.isi nya mengatakan akan putus waris bila tidak berselesaian dengan embang nama terduga Pelaku.

Saat membuat video di  hadapan orang tua nya. Ternyata menjadi kisah akhir hidup nya.

 

Kamiliya alias Lia asal desa pulauwan menjadi korban pembunuhan yang diduga , di lakukan oleh Embang dan kawan-kawan ,warga desa Rawa Tenam kecamatan Pangkalan Lampam.

Padahal saat sebelum kejadian mereka sedang berada di salah satu pemerintah desa setempat untuk menyelesaikan perkara tersebut.

Yang diduga adalah masalah hutang piutang.

Sebelum mediasi damai selesai , si korban berpamitan hendak makan, namun ditunggu 1 sampai 2 -3 jam tidak datang, maka inisiatif di adakan susulan oleh si terduga pelaku bernama Embang.

Rentang waktu satu jam terjadilah peristiwa menggemparkan didesa pulauwan,

Dengan ditemukan mayat berlumuran darah sekira jam 15.33 wib dan ternyata adalah karmiliyah alias Lia.

Setelah dilakukan olah Tkp dan meminta beberapa keterangan  saksi dengan  langkah cepat dan sigap personel polsek  Pangkalan lampam dipimpin langsung oleh kapolsek iptu Suhendri s.kom dan kanit  Reskrim iptu Suparman SH bersama anggota lainnya berhasil mengamankan terduga pelaku dalam kurun waktu tidak sampai 1×24.dikediaman orang tua pelaku,di Desa Rawa Tenam,kecamatan Pangkalan lampam oki, setelah polisi sebelumnya berkoordinasi dengan Kepala Desa Rawa tenam.

Sampai saat ini pelaku sedang dalam pemeriksaan dan belum didapatkan keterangan pasti berapa orang pelaku yang sebenar nya karena masih dalam proses.

(Mbs tim)

 

Berita Terkait

VIRAL DUGAAN PUNGLI SMKN 1 & SMKN 2 BAGOR, PUBLIK DESAK TRANSPARANSI — DI MANA SIKAP PEMERINTAH DAN DPRD?
Presiden Salurkan 220 Becak Listrik di Nganjuk, Kapolres Ingatkan Larangan Modifikasi yang Ganggu Faktor Keselamatan
Proyek Rp4,3 Miliar Mandek, Bupati Diminta Evaluasi Total — Publik Soroti Kinerja Kadis dan PPK
Kendalikan Inflasi Ramadan, Pemkab Banyuasin Gelar Operasi Pasar Murah.
Rajut Harmoni dan Toleransi, Polda Kalbar Gelar Buka Puasa Bersama Forkopimda, Awak Media Hingga Anak Yatim
Penyidik Kejati Kalbar memeriksa saksi-saksi perkara Bauksit dari Kementerian ESDM “secara marathon
Aliansi Mahasiswa Kalbar Gedor DPRD, Tuntut Evaluasi MBG dan Tegaskan Pendidikan Harus Jadi Prioritas
Wakapolda Sumsel Pimpin Safari Ramadhan di OKI, Tegaskan Stabilitas Kamtibmas Ramadhan 2026

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 03:57 WIB

VIRAL DUGAAN PUNGLI SMKN 1 & SMKN 2 BAGOR, PUBLIK DESAK TRANSPARANSI — DI MANA SIKAP PEMERINTAH DAN DPRD?

Jumat, 27 Februari 2026 - 01:52 WIB

Presiden Salurkan 220 Becak Listrik di Nganjuk, Kapolres Ingatkan Larangan Modifikasi yang Ganggu Faktor Keselamatan

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:19 WIB

Kendalikan Inflasi Ramadan, Pemkab Banyuasin Gelar Operasi Pasar Murah.

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:59 WIB

Rajut Harmoni dan Toleransi, Polda Kalbar Gelar Buka Puasa Bersama Forkopimda, Awak Media Hingga Anak Yatim

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:21 WIB

Penyidik Kejati Kalbar memeriksa saksi-saksi perkara Bauksit dari Kementerian ESDM “secara marathon

Berita Terbaru