Dapur Sppg Padang jaya Sampai Saat ini Belum Melaporkan Jumlah Karyawan nya Ke Disnakertrans Bengkulu utara 

Rabu, 10 Desember 2025 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mitra mabes.com Bengkulu utara.- Menyusul mencuatnya dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak Oleh SPPG Bengkulu Utara Padang Jaya, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bengkulu Utara akhirnya buka suara.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bengkulu Utara, Sutrino M.Pd.,menyatakan Sppg Padang jaya sampai saat ini belum melaporkan jumlah karyawan yang Bekerja di perusahaan tersebut.

Dan pihaknya Dinakertrans siap, memfasilitasi mediasi antara mantan karyawan dapur SPPG Padang Jaya yang merasa dirugikan dan dapur SPPG Bengkulu Utara Padang Jaya. Namun, ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk ke instansinya.

“Kami siap memediasi jika ada pengaduan resmi. Tapi sampai sekarang belum ada laporan tertulis yang masuk ke kami,” kata Sutrino Rabu 10/12/2025

Ia pun mendorong agar narasumber yang merasa menjadi korban bisa segera mengajukan laporan resmi. Hal ini penting agar Disnakertrans memiliki dasar untuk bertindak sesuai dengan mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial. Jelasnya

“Silahkan karyawan yang merasa ada keluhan tersebut untuk bisa datang ke kantor Disnakertrans Bengkulu Utara. Permasalahan yang dirasakan bisa disampaikan kepada mediator dan nanti dijelaskan bagaimana penyelesaiannya,” Ucapnya.

Sutrisno juga menanggapi perihal hak karyawan yang disebut belum terpenuhi, Menurutnya, persoalan-persoalan tersebut perlu dikaji secara hukum dan administratif.

“Kalau memang benar ada hak yang tidak dibayarkan itu masuk dalam kategori perselisihan hak. Dan itu bisa kami bantu proses melalui tahapan yang sesuai,” imbuhnya.

Ia menyarankan agar para pekerja yang merasa dirugikan untuk segera bertindak proaktif agar permasalahan ini tidak berlarut-larut. Sutrino menambahkan bahwa keberadaan Disnakertrans di daerah adalah untuk melindungi hak dan kepentingan pekerja serta memastikan semua pihak menaati ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku.

“Kami tidak berpihak, tapi ingin agar kedua belah pihak mendapat keadilan sesuai aturan yang berlaku. Pekerja punya hak, tapi Dapur SPPG juga punya prosedur. Maka harus diklarifikasi bersama melalui mediasi resmi,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan,Karyawan Dapur SPPG Padang Jaya Diduga Alami PHK Sepihak.

Berita Terkait

Polres Kaur Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Nala 2026, Fokus Tekan Pelanggaran dan Laka Lantas.
Polres Kaur Terima Laporan Orang Hilang, Masyarakat Diminta Bantu Informasi.
Musyawarah Desa Penyampaian LPJ Realisasi APBDes Tahun Anggaran 2025 Desa Hutan Ayu Admin 04 Febuari 2026.
Dirbinmas Polda Jambi Hadiri HUT ke-48 SMAN 3 Kota Jambi, Dorong Pelajar Berkarakter dan Adaptif
Polsek Rimbo Bujang Kawal Pelatihan Petani Karet oleh Utusan Michelin dan NGO Stara Jambi
Kapolsek Bontomatene Temui Langsung Kades Tanete, Klarifikasi Isu Illegal Fishing Pantai Timur Yang Beredar di Medsos
Ikuti Sosialisasi di Polda Sulsel, Kapolres Selayar Perintahkan Anggota Dalami KUHP 2023 dan KUHAP 2025
Bersama Tiga Pilar, Babinsa, Kopda Frengki Suwito., Bhabinkamtibmas, Aipda Azis Muslim, Pj, penghulu, Jeprianto, dalam rangka sosialisasi pencegahan rawan kebakaran.

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:47 WIB

Polres Kaur Terima Laporan Orang Hilang, Masyarakat Diminta Bantu Informasi.

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:42 WIB

Musyawarah Desa Penyampaian LPJ Realisasi APBDes Tahun Anggaran 2025 Desa Hutan Ayu Admin 04 Febuari 2026.

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:07 WIB

Dirbinmas Polda Jambi Hadiri HUT ke-48 SMAN 3 Kota Jambi, Dorong Pelajar Berkarakter dan Adaptif

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:55 WIB

Polsek Rimbo Bujang Kawal Pelatihan Petani Karet oleh Utusan Michelin dan NGO Stara Jambi

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:24 WIB

Kapolsek Bontomatene Temui Langsung Kades Tanete, Klarifikasi Isu Illegal Fishing Pantai Timur Yang Beredar di Medsos

Berita Terbaru