Calendar of Event Sumut 2026 Diluncurkan, Bupati Samosir: Persatuan dan Kolaborasi Sumut Berkah Sektor Pariwisata Untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samosir – Sumut, Mbs – Calendar of Event (CoE) Sumatera Utara 2026 resmi diluncurkan oleh Wagubsu di Gedung Serbaguna Pekan Raya Sumut (PRSU), Medan, Kamis (29/1/2026). Bupati Samosir Vandiko T Gultom bersama Bupati Pakpak Bharat dan Wabup Dairi turut hadir meresmikan secara langsung event tersebut.

 

Ada empat event uang dilaksanakan di Kabupaten Samosir, antara lain Trail of The Kings by UTMB : 12 – 14 Juni 2026, Festival Danau Toba : Juni/ Juli 2026, Samosir Music International : 2 – 4 Juli 2026, Samosir International Choir Competition : 24 – 27 September 2026.

 

Dalam sambutannya Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya menyampaikan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif saat ini bukan lagi sektor pelengkap, melainkan telah menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Setiap event yang diselenggarakan bukan hanya menjadi panggung hiburan, tetapi juga ruang hidup bagi UMKM, pengrajin, pelaku seni, kuliner, transportasi, hingga perhotelan.

 

“Ketika event tumbuh, ekonomi rakyat bergerak. Karena itu, peluncuran Calendar of Event 2026 ini adalah langkah strategis untuk memastikan giat ekonomi berlangsung sepanjang tahun, tersebar di berbagai daerah, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” katanya.

 

Surya menegaskan bahwa Calendar of Event 2026 merupakan simbol kekuatan kolaborasi 33 kabupaten/kota di Sumut. “Tidak ada daerah yang berdiri sendiri. Dari kawasan Danau Toba, Pesisir Timur, Kepulauan Nias, Dataran Tinggi Karo, hingga kota-kota besar, semua terhubung dalam satu semangat promosi bersama,” tegasnya.

 

Ragam Calendar of Event menghadirkan berbagai festival, mulai dari budaya dan tradisi, pesta rakyat, karnaval seni, sport tourism bertaraf nasional dan internasional, festival musik dan paduan suara, hingga ajang fashion dan ekonomi kreatif.

 

“Saya menegaskan tiga hal utama yakni kebersihan, keramahan, dan kesiapan infrastruktur. Wisatawan akan kembali bukan hanya karena acaranya meriah, tetapi karena mereka merasa nyaman,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumut Yuda Pratiwi Setiawan mengatakan tujuan utama penyelenggaraan event tersebut adalah memperkuat branding daerah, memberikan kepastian jadwal kunjungan bagi wisatawan, serta mendorong pergerakan wisatawan nusantara yang trennya saat ini meningkat signifikan.

 

Melalui proses kurasi yang ketat, pada malam peluncuran tersebut ditetapkan 36 event unggulan dari total 51 event yang tersebar di 33 kabupaten/kota. Dari puluhan event tersebut, enam di antaranya masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, yakni Manaiamolo Fest di Kabupaten Nias Selatan, Samosir Music International di Kabupaten Samosir, Festival Bunga dan Buah di Kabupaten Karo, Berlabuh di Kabupaten Deliserdang, Gelar Melayu Serumpun di Kota Medan, serta Gebyar Batubara Beranjak di Kabupaten Batubara.

 

Sektor pariwisata Sumut terus menunjukkan tren positif. Realisasi kunjungan wisatawan mancanegara hingga November 2025 mencapai 268.939 kunjungan atau meningkat 15,5 persen dibandingkan tahun 2024.

 

“Kami optimistis dengan sinergi konsep pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, komunitas, industri, dan media, angka ini akan terus tumbuh di tahun 2026,” ucapnya.

 

 

Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menyatakan masyarakat samosir patut berterimakasih dan bangga atas kepercayaan Pemprov Sumut kepada Kabupaten Samosir. “Kita patut bangga dan berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang telah mempercayakan pelaksanaan 4 event besar di Kabupaten Samosir, mari kita dukung penuh program Pemprovsu ini dengan mensukseskan kegiatan ini,” ungkap Vandiko.

 

Vandiko Gultom juga menegaskan agar masyarakat menjaga kepercayaan ini dengan tetap menjaga mutu dan kualitas pelayanan di semua sektor agar geliat wisata di wilayah Sumut khususnya Kabupaten Samosir terus meningkat.

 

“Kalender event ini menjadi simbol persatuan dan kolaborasi dari 33 Kab/Kota Se-Provinsi Sumatera Utara dalam meningkatkan wisatawan nasional maupun international, semoga event ini dapat berjalan dengan baik untuk meningkatan ekonomi masyarakat”, tutupnya.

(Editor Hasmar)

Berita Terkait

Di duga Ada Mafia BBM Subsidi di SPBU 14.284.655 Simpang Pulau Ukui Di Minta Kapolri Tindak Tegas
Sat Samapta Polres Langkat Gelar Patroli Blue Light dan Sosialisasi Call Center 110
BBM Subsidi Dirampok Mafia? SPBU 65.783.01 Rasau Jaya Diduga Timbun dan Jual Ilegal, APH Didesak Bertindak
Kecelakaan Libatkan Anggota Polri, Polda Sumsel Janji Penanganan Profesional dan Terbuka
Sampaikan Pesan Kamtibmas,Anggota Polsek Lebakgedong Polres Lebak Monitoring Obyek Wisata Jembatan Kaca Lereng Cibolang
Anggota Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Patroli Dialogis di Jalan Rawa Sari Temui Warga Sampaikan Pesan Kamtibmas
Anggota Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Patroli Bluelight Di Jalan Siliwangi Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Misteri Sapi Mati Terkuak! Jaringan Pelaku Peracunan di Ngepeh Diduga Terorganisir

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:01 WIB

Di duga Ada Mafia BBM Subsidi di SPBU 14.284.655 Simpang Pulau Ukui Di Minta Kapolri Tindak Tegas

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:40 WIB

Sat Samapta Polres Langkat Gelar Patroli Blue Light dan Sosialisasi Call Center 110

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:52 WIB

BBM Subsidi Dirampok Mafia? SPBU 65.783.01 Rasau Jaya Diduga Timbun dan Jual Ilegal, APH Didesak Bertindak

Minggu, 1 Februari 2026 - 09:17 WIB

Kecelakaan Libatkan Anggota Polri, Polda Sumsel Janji Penanganan Profesional dan Terbuka

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:16 WIB

Sampaikan Pesan Kamtibmas,Anggota Polsek Lebakgedong Polres Lebak Monitoring Obyek Wisata Jembatan Kaca Lereng Cibolang

Berita Terbaru