BATURAJA,Mitramabes Com Januari 2026.— Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) langsung memacu semangat kerja pada awal tahun anggaran 2026.
Bupati OKU, H.Teddy Meilwansyah, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meningkatkan pelayanan prima bagi masyarakat luas.
Teddy menyampaikan instruksi tersebut saat acara Penandatanganan Perjanjian Kinerja (PK) OPD dan Kecamatan.
Acara ini berlangsung di Ruang Induk Rumah Dinas Bupati pada Senin (26/1/2026). Kegiatan ini juga mencakup penandatanganan komitmen Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD).
Seluruh perangkat daerah menunjukkan komitmen tinggi dalam kegiatan ini. Mereka bersepakat meningkatkan akuntabilitas kinerja dan efektivitas pemerintah, selain itu OPD berjanji memperbaiki kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Teddy menyebut Perjanjian Kinerja sebagai instrumen vital tata kelola pemerintahan. Instrumen ini bertujuan mewujudkan birokrasi yang transparan dan berorientasi hasil.
Teddy berharap setiap OPD dan kecamatan mampu menjalankan program secara terukur, kegiatan mereka harus tepat sasaran dan selaras dengan visi pembangunan kabupaten OKU.
“Saya minta seluruh OPD meningkatkan kinerja dan pelayanan,” tegas Teddy Meilwansyah. Ia mewajibkan jajarannya mengejar berbagai prestasi pada tahun 2026, para pejabat harus melakukan inovasi agar kabupaten OKU semakin terdepan.
Sementara itu, penandatanganan komitmen LPPD menegaskan keseriusan Pemerintah Kabupaten OKU. Pemerintah daerah akan menyusun laporan secara akurat dan tepat waktu, laporan tersebut harus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Melakukan komitmen ini, Pemkab OKU optimis dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih. Mereka bertekad menjadi pemerintah yang melayani dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Bupati H.Teddy Meilwansyah kembali mengingatkan kewajiban peningkatan layanan di seluruh OPD. Ia memberikan contoh spesifik kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU).
“Lakukan pengecekan jalan mana saja yang rusak dan banyak dikeluhkan oleh masyarakat,” perintahnya.
Ia menyarankan pembentukan tim khusus dan pembagian zona kerja. Tim tersebut harus melakukan pengecekan kondisi lapangan secara langsung. Bupati juga menantang OPD lain untuk membuat terobosan baru, Inovasi tersebut harus memberikan manfaat nyata yang dirasakan oleh masyarakat.
(Jhony/tim) Mitramabes Com.











