Humbahas- Mitramabes. com.
Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., diwakili Asisten Administrasi Umum, Jaulim Simanullang menghadiri kegiatan Trauma Healing Pasca Bencana Alam yang dilaksanakan oleh Pengurus Besar PGRI Provinsi Sumatera Utara bertempat di Kawasan Wisata Sipinsur, Kecamatan Paranginan, Jumat, 6/2/ 2026 )
Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Pengurus Besar PGRI Provinsi Sumatera Utara terhadap dampak psikologis yang dialami masyarakat, khususnya peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan pasca bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera Utara.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Tapanuli Utara diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra, Bapak Bahal Simanjuntak, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PGRI, Bapak Dr. Dudung Abdul Qadir, M.Pd, Kepala Departemen Olahraga, Seni dan Budaya PB. PGRI, Ibu Rien Safrina, Phd, Plh. Ketua PGRI Sumatera Utara, Napak Samsul Napitupulu, SE., M.Si, Ketua dan Pengurus PGRI Humbang Hasundutan dan Tapanuli Utara.
Dalam sambutannya tertulis bupati yang dibacakan Asisten Administrasi Umum, Jaulim Simanullang menyampaikan bahwa bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak besar terhadap kondisi mental dan emosional masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah. Oleh karena itu, program trauma healing dinilai sangat penting dan relevan untuk membantu proses pemulihan secara menyeluruh.
Program dilakukan bukan sekadar pemulihan fisik, tetapi juga mendukung kesehatan mental dan emosional, memperkuat ketahanan diri, serta membangun kembali rasa optimisme di tengah tantangan yang dihadapi,” ujar Asisten.
Bupati juga menegaskan bahwa melalui kegiatan ini, para pendidik diharapkan memperoleh pengalaman dan keterampilan baru dalam memberikan dukungan psikososial kepada peserta didik, sehingga proses pemulihan pasca bencana dapat berjalan lebih efektif.
Kepada para peserta didik, Bupati memberikan motivasi agar tetap semangat belajar dan tidak menyerah menghadapi keadaan. Ia menekankan bahwa prestasi bukan hanya tentang nilai di kelas, tetapi juga tentang keberanian, ketekunan, dan kemampuan bangkit dari kesulitan.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PB PGRI Provinsi Sumatera Utara yang telah memilih Kabupaten Humbang Hasundutan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan trauma healing ini. Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata dan menjadi langkah awal pemulihan yang lebih luas bagi masyarakat terdampak bencana.
Sementara itu, Sekjen Pengurus PGRI Dudung Abdul Qodir menyampaikan bahwa PGRI bergerak cepa untuk memberikan bantuan melalui Pengurus PGRI Provinsi Sumatera Utara, bahkan ada melalui pengurus PGRI Kabupaten/ Kota untuk meringankan beban terdampak bencana.
PGRI bekerjasama dengan Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten dan Kecamatan serta seluruh stake holder, bagaimana supaya masyarakat terdampak bencana segera pulih dan bangkit. Demikian juga dengan paska bencana, PGRI berperan aktif untuk memulihkan psikologi peserta didik sehingga bisa segera bangkit.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dari para peserta yang terdiri dari kepala satuan pendidikan, tenaga pendidik, serta peserta didik, yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan semangat dan partisipasi aktif.
Narasumber pada kegiatan ini Dr. Meslin Silalahi dan Bapak Poltak Simatupang, Dosen Universitas Tapanuli Utara serta Dr.Ambran Pardede, S.Pd., M.PD.
[ Editor- Smarth ]











