MediaMitraMabes-COM
PALEMBANG – Polda Sumatera Selatan melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) mengimplementasikan program ketahanan pangan nasional dengan mengembangkan budidaya Uwi Ungu di Komplek Paakri Palembang. Kegiatan berlangsung pada 21–22 Februari 2026 dengan melibatkan personel Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) bidang pertanian dan peternakan.
Program ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan serta menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Tim Uwi Ungu yang dipimpin Kompol Dwi Indar Koeswoyo, S.Psi., M.Psi., Psikolog, selaku Ketua Koordinator, melaksanakan tahapan teknis mulai dari pembersihan lahan, pengolahan tanah, penyebaran pupuk dasar, hingga pemasangan ajir bambu dan waring sebagai sistem proteksi area tanam.
Keterlibatan Bakomsus Pertanian seperti Bripda Muhammad Ade Dwidjaya, S.P., dan Bripda Kartika Dian Mumas Hayati, S.P., memastikan proses pratanam dilakukan sesuai kaidah agronomi. Tim fokus pada pematangan media tanam agar bibit Uwi Ungu dapat tumbuh optimal dan produktif.
Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan langkah konkret institusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Program ini bukan sekadar pemanfaatan lahan internal, tetapi bagian dari kontribusi Polri dalam memperkuat ketahanan pangan dan memberikan contoh optimalisasi lahan produktif di wilayah perkotaan,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan komoditas alternatif seperti Uwi Ungu memiliki nilai gizi dan potensi ekonomi yang baik. Apabila dikelola secara berkelanjutan, program ini dapat menjadi model percontohan pemanfaatan lahan tidur yang berdampak pada kestabilan harga pangan daerah.
Setelah tahap persiapan lahan selesai, tim akan melanjutkan dengan penebalan pupuk, pengaturan sirkulasi air, serta monitoring nutrisi tanah sebelum proses tanam dilakukan. Pendekatan berbasis teknis dan terukur diharapkan menghasilkan produktivitas maksimal pada masa panen mendatang.
Melalui program ini, Polda Sumsel menunjukkan bahwa pemberdayaan sumber daya manusia Polri tidak hanya berorientasi pada tugas keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung ketahanan nasional melalui sektor pangan.
(Rusdi )








