Beredar Kembali Modus Penipuan Mengatas Namakan Para Pejabat Publik.

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue-Mitramabes.com” Kembali beredar Modus Penipuan Mengatas Namakan para pejabat publik seperti Bupati, gubernur, dan Kapolda bahkan mengatas namakan orang lain, padahal si pemilik No hp tidak tau- menau ternyata No Hp yang di maksud telah di Hecked” Senin 28 Januari 2026

 

Modus yang mengatas namakan pejabat publik baik bupati, Gubernur, dan mengatas namakan Kapolda memang marak terjadi. Para penipu biasanya memanfaat kredibilitas jabatan tersebut untuk melancarkan aksinya, termasuk No wa beberapa wartawan yang di Hecked, seakan itu pekerjaan wartawan padahal itu pekerjaan para modus, sedangkan sipemilik No Wa tak tau apa- apa.

 

Apa bila ada masuk di hp undangan PDF jangan di tekan hapus langsung, termasuk ada permintaan ada saldo di rek 5 juta bisa pinjam nanti saya bayar itu jangan di penuhi itu modus penipuan lebih baik di telpon melalu telpon biasa dan tanya apa minta uang 5 juta kesaya supaya lebih jelas dan tidak tertipu oleh pelaku modus penipuan tersebut.

 

Permintaan Bantuan Dana Sumbangan, biasanya penipu menghubungi korban, mengaku sebagai Kapolda, gubernur, bupati, dan sebagainya, bahkan sekarang semakin banyak modus Mintak – minta bantuan mengatas namakan dari pesantren dan sebagainya modus ini bukan lewat online saja tetapi juga ada yang langsung meminta sedekah, untuk mengelabui para modus mengelabui dengan membawa nama orang yang terkenal bukan saja bupat, gubernur, atau nama Kapolda, kodim dan sebagainya.

 

Editor : Ainon

Berita Terkait

Digerebek Dini Hari Seorang Perempuan Diamankan Satres Narkoba Polres Pagar Alam Diduga Pengedar Sabu
Kuasa Hukum Korban Minta Kepastian Hukum Terkait Dugaan Kasus Pelecehan,
UD Jeremi Klarifikasi Penjualan Pupuk Subsidi, Sebut Berdasarkan Kesepakatan dengan Petani
Kombes Pol M. Faishal Aris Buka Akses Mako Satbrimob untuk Atasi Kemacetan Total
Lima yunit Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Baru kecamatan Rambutan kabupaten Banyuasin,
*Sambut Kajati Sumsel, Kapolres Pagar Alam Turun ke Lahan Jagung Dempo Tengah*
Ka. Wilker KSOP Selat Belia: Aktivitas Penambangan Pasir Laut di Selat Belia Tidak Beroperasi Lagi
Ka. Wilker KSOP Selat Belia: Aktivitas Penambangan Pasir Laut di Selat Belia Tidak Beroperasi Lagi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:22 WIB

Digerebek Dini Hari Seorang Perempuan Diamankan Satres Narkoba Polres Pagar Alam Diduga Pengedar Sabu

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:09 WIB

Beredar Kembali Modus Penipuan Mengatas Namakan Para Pejabat Publik.

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:49 WIB

UD Jeremi Klarifikasi Penjualan Pupuk Subsidi, Sebut Berdasarkan Kesepakatan dengan Petani

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:45 WIB

Kombes Pol M. Faishal Aris Buka Akses Mako Satbrimob untuk Atasi Kemacetan Total

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:06 WIB

Lima yunit Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Baru kecamatan Rambutan kabupaten Banyuasin,

Berita Terbaru