Beberapa titik Tambang di Wilayah Hukum Polres Serang Polda Banten Tak Tersentuh Hukum Terkesan Pembiaran

Minggu, 18 Agustus 2024 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mitra Mabes com. serang Banten, Aktivitas puluhan dump truck yang melakukan pengangkutan tanah milik pengembang di Jalan cikande Rangkas Bitung dengan menggunakan jalan umum sangat dikeluhkan warga.

Selain menghabiskan badan Jalan cikande Rangkas yang sangat sempit, aktivitas Dum truk tersebut juga menyebabkan kepulan debu disepanjang jalan tersebut yang menggangu aktivitas warga.

, salah seorang warga melintas jalan raya cikande Rangkas mengatakan mengaku sangat tersiksa saat membawa kendaraan ketika lewat dan berpapasan dengan sejumlah Dum truck.

“Selain mengganggu akses jalan, sepanjang jalan masih banyak debu, dan sangat mengganggu kita saat berkendaraan,” ujarnya, Jum (16//2024).

Hal yang sama juga dikatakan putri, warga lainnya. Dia menuturkan, akses jalan yang biasa digunakan untuk mengantar anak anak ke sekolah dan bayinya saat ini sangat berbahaya akibat banyaknya debu dan berceceran di sepanjang jalan dari mobil Dum truk besar bermuatan tanah yang lewat.

“Anak saya sampai batuk-batuk, akibat debu dari lewatnya mobil dum truk besar pengangkut tanah karena tiap pagi dan sore kami biasa lewat dari jalan ini,” kata putri.

Warga juga mengaku heran atas penggunaan jalan umum oleh dump truck besar yang melansir tanah dari lokasi Papanggo Rangkas Bitung kecamatan Kopo kecamatan Jawilan ada beberapa titik Sementara Dinas perhubungan dan Polisi terkesan “tutup mata”.

“Mungkin Dishub-nya sudah disumpal pakai duit, hingga pengembang dan sejumlah mobil dum truck, diizinkan menggunakan jalan umum ini,” kata sam, salah seorang warga lainnya.

Sementara itu jasmani LSM Gerhana Indonesia DPK kabupten Serang propinsi Banten angkat bicara terkait banyaknya mobil Damptruk pengangut tanah seharusnya pihak Dinas terkait Harus peka dalam Menyikapi keluhan warga masyarakat yang mengeluhkan banyaknya mobil Damtruk pengkut tanah yang menggangu pengendara lain.

“Masalah pengerukan tanah wewenang DLH,” ujar jasmani seolah tidak mengerti tugas dan fungsinya dalam pengawasan dan pemeliharaan jalan umum dan jalan raya Cikande cikande Rangkas Bitung Banten.

(Pardisahri ) **

Berita Terkait

Heboh Beberapa Hari Lalu Masyarakat Sopir Truk Geruduk SPBU Nusapati dan Viral Di media Sosial
Binrohtal, Polres Nganjuk Teguhkan Pembersihan Diri Sambut Ramadhan
Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak Gelar “Ngopi Bareng Media”, Bahas Layanan Paspor hingga Pengawasan WNA
GPMM Ungkap Pasca (PMK) Nomor 81 Tahun 2025 Oleh Purbaya Mentri Keuangan 2 Di Kabupaten Pandeglang Diduga Bermasalah 
TPA Mukhlisin Desa Purwo Rejo Dapat Bantuan Al-Qur’an Dan Material Bangunan Dari Kapolres Nagan Raya
Transparansi Program Gizi: Polda Sumsel Paparkan Progres 55 SPPG di Wilayah Sumatera Selatan
PRESIDEN PRABOWO ANUGERAHKAN BINTANG JASA DAN SATYALANCANA WIRA KARYA KEPADA PENGGERAK MBG DAN RANTAI PASOK SPPG POLRI
Kapolres Langkat Gelar Program Jumat Curhat di Masjid Raya Naman Jahe

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:45 WIB

Heboh Beberapa Hari Lalu Masyarakat Sopir Truk Geruduk SPBU Nusapati dan Viral Di media Sosial

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:24 WIB

Binrohtal, Polres Nganjuk Teguhkan Pembersihan Diri Sambut Ramadhan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 01:27 WIB

Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak Gelar “Ngopi Bareng Media”, Bahas Layanan Paspor hingga Pengawasan WNA

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:57 WIB

GPMM Ungkap Pasca (PMK) Nomor 81 Tahun 2025 Oleh Purbaya Mentri Keuangan 2 Di Kabupaten Pandeglang Diduga Bermasalah 

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:50 WIB

TPA Mukhlisin Desa Purwo Rejo Dapat Bantuan Al-Qur’an Dan Material Bangunan Dari Kapolres Nagan Raya

Berita Terbaru

NASIONAL

Perkuat Sinergitas, SPRI Kaur Silaturahmi ke Kapolres Kaur.

Sabtu, 14 Feb 2026 - 08:41 WIB