Audensi PAC Pemuda Pancasila Kec Karang Pawitan Ungkap Kades Godog Pihak Ketiga Terkait Bankeudes 2024

Senin, 13 Januari 2025 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mitramabes.com- Jabar, Garut- Pengurus Ormas Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, temukan adanya kejanggalan dalam pengerjaan jalan Desa Cireundeu Cempaka yang ada di wilayah Desa Godog, Kecamatan Karang Pawitan, hal itu terungkap pada audensi Pengurus PAC PP di aula Desa Godog pada Rabu 08/01/2025. pukul 13′ WIB.

Dalam audensi yang dipimpin Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Karang Pawitan, Anggit Alfarez , dan dihadiri Kepala Desa Godog, Agus Komarudin Ketua Apdesi Kecamatan Karang Pawitan, Dedi, Aji Muhajar Administrasi CV. Arsel, Babinkamtibmas dan Babinsa desa tersebut.

Anggit mengungkapkan temuan kejanggalan dimaksud diantaranya, di dalam papan informasi tertera pengerjaan proyek jalan sepanjang 630 m itu dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), tapi pada saat audensi berubah jadi CV Arsel. Padahal papan informasi yang dipasangkan dilapangan dikerjakan oleh TPK.

“Di papan informasi yang kami temukan di lapangan, pelaksana itu tertera TPK, tapi pada saat audensi tadi berubah jadi CV Arsel, ini sangat aneh, ada apa?, ini kan terjadi pembohongan publik, ada permainan apakah ini ? Ini anggaran negara, tadi kami pertanyakan hal ini,” kata Anggit.

Selain itu, lanjut Anggit, ada temuan lainnya dalam proses pengerjaan Peningkatan Kualitas Jalan Desa untuk Aktifitas Ekonomi dan Pariwisata itu tertera panjang jalan 630 meter, lebar 3 meter dengan kedalaman 0,15 meter, namun pakta tersebut kami temukan di lapangan untuk kedalaman jalan tersebut, hanya sekitar 8 hingga 10 cm.

Oleh karenanya, PAC PP Karangpawitan meminta kepada pihak pelaksana untuk segera memperbaiki proyek jalan tersebut supaya ketentuan yang tertera di papan informasi,dan sesuai dengan spesifikasi.

“Poin yang pertama itu kami meminta agar segera diperbaiki lagi sesuai yang tertera di papan informasi di lapangan. Yang kedua meminta agar lebarnya diukur kembali, yang ketiga meminta agar Ormas Pemuda Pancasila PAC Karangpawitan diikutsertakan untuk mengawasi agar pengerjaan proyek ini sesuai dengan apa yang ada di papan informasi,” tegasnya.

Dengan tegas anggit mengatakan, pihaknya akan melaporkan kepada Inspektorat,Aparat Penegak hukum (APH) dan kejaksaan,apabila pihak pelaksana kegiatan tidak segera memperbaiki kondisi jalan tersebut.

“Jika dalam kurun waktu 2 minggu TPK atau pihak CV Arsel tidak segera memperbaiki, maka kami akan melaporkan temuan ini kepada, Inspektorat,pihak berwajib dan kejaksaan dengan judul dugaan tindak pidana korupsi oleh TPK, atau CV Arsel,” tandasnya.

Menanggapi audensi dari Ormas PP Karangpawitan itu, Agus Komarudin Kepala Desa Godog, menanggapi positif apa yang disampaikan Anggit dan pengurus lainnya.

“Mengenai apa yang disampaikan oleh anak-anak itu sebagai masukan yang bagus untuk perbaikan pekerjaan, dan itu yang diharapkan oleh kita sebagai penerima manfaat. Tentu saja saya pun akan menuntut pihak CV apabila pekerjaannya tidak sesuai dengan perjanjian,” katanya.

Senada dengan Kepala Desa, perwakilan CV Arsel, Aji Muhajar, menilai apa yang disampaikan oleh Ormas( PP) PAC Karangpawitan itu sebagai kontrol sosial sehingga pihaknya bisa memperbaiki apabila ada kesalahan dalam kegiatan Peningkatan Kualitas Jalan Desa tersebut.
“Ini merupakan kontrol sosial yang bagus, dan akan menjadi masukan bagi saya pribadi untuk memperbaiki segala kekurangan, dan saya akan mengikuti aturan-aturan yang sudah ditentukan,” katanya.

Ditambahkannya, untuk pengerjaan jalan tersebut pihaknya berjanji akan berkomunikasi dengan Dinas PUPR dan Inspektorat, serta instansi terkait.ungkapnya.Hingga berita ini ditayangkan belum ada tanggapan dari kepala desa Godog kec.Karangpawitan kab.Garut Jawa barat. (A.Robiansyah)

Berita Terkait

Huntara Diresmikan Mendagri, Bupati Tapanuli Utara Pastikan Warga Tak Lagi di Pengungsian.
Langkah Bersama, Visi yang Sama: Rakernas V PATRI Perkuat Komitmen Pembangunan Kawasan Transmigrasi Berkelanjutan
Realisasi Anggaran Dana BOS SMAN 1 Seputih Raman Tahun 2025 Diduga Tidak Terserap Semua.
Program MBG di Sekolah MTsN 1 Padang Lawas Berjalan Lancar.
Bupati Anwar Sadat Buka RUPSLB BPR Tanggo Rajo, Tekankan Tata Kelola Profesional dan Kinerja Berkelanjutan.
Pemkab Palas Tanggap Menangani Bencana Longsor Jalinsum Di Desa Siraisan.
Polres Kaur Laksanakan Giat Launching SPPG Program MBG Polri.
Pengelolaan Dana “Uang Pembangunan” SMKN 2 Nganjuk Disorot, Publik Menanti Keterbukaan Komite Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:07 WIB

Huntara Diresmikan Mendagri, Bupati Tapanuli Utara Pastikan Warga Tak Lagi di Pengungsian.

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:41 WIB

Langkah Bersama, Visi yang Sama: Rakernas V PATRI Perkuat Komitmen Pembangunan Kawasan Transmigrasi Berkelanjutan

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:45 WIB

Realisasi Anggaran Dana BOS SMAN 1 Seputih Raman Tahun 2025 Diduga Tidak Terserap Semua.

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:24 WIB

Bupati Anwar Sadat Buka RUPSLB BPR Tanggo Rajo, Tekankan Tata Kelola Profesional dan Kinerja Berkelanjutan.

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:21 WIB

Pemkab Palas Tanggap Menangani Bencana Longsor Jalinsum Di Desa Siraisan.

Berita Terbaru