Aceh Utara – Mitra mabes.com
Perjalanan yang melewati medan tempur yang sangat ekstrim Paska Banjir Bandang yang Melewati Perbukitan terjal tidak menghambat semangat daripada para relawan genZ UIN SUNA Lhokseumawe dan Aceh Orphan Center for the Children (AOCC) ke bukit Abi desa Rumoh Rayeuk Kec. Langkahan Kab.Aceh Utara.
Informasi yang diterima awak media,Kegiatan pendampingan trauma healing Center-THC,dan anak ceria bersama ACB pada pukul 15.00-18.00 WIB dengan di ikuti sebanyak 50 anak -anak dan 15 bayi Balita serta Sekitar 30 orang Tua ,Kamis 22 Januari 2026.

Juliana Nita salah seorang anak daripada korban bencana banjir bandang di Desa Rumoh Rayeuk Kecamatan Langkahan,Kabupaten Aceh Utara propinsi Aceh yang rumahnya hanyut terbawa arus, sangat berterima kasih kepada kakak-kakak dari Kampus UIN SUNA Lhokseumawe Serta Relawan AOCC membawa sebuah Semangat baru Bagi Kami Di Pelosok Buket Abi yang jumlah Keluarga Yang Menetap di Camp Pengisian Sebanyak 75 KK yang sudah 10 hari tidak mendapatkan Bantuan namun Dengan Kehadiran Bantuan dari donatur serta Pos Terpadu KOREM 011 Lilawangsa berupa Beras,mukena ,Sajadah ,Sarung ,Susu,Pempes dan Jajanan Makanan ringan membawa Sebuah kebahagiaan yang yang Tidak Ternilai harganya.
kami sangat Mengharapkan Kakak dan relawan AOCC bisa Kembali hadir kembali diwaktu yang akan datang Pembina AOCC PYM Sultan Malik Samudera Pasai Teuku Haji Badruddin Syah Zhilullah Fil ‘Alam, juga menambahkan :
“Banjir tidak hanya merusak rumah dan harta benda, tetapi juga meninggalkan trauma, terutama bagi anak-anak. Trauma healing ini menjadi bagian penting dari proses pemulihan,” ujar PYM Sultan
Anak-anak tampak antusias mengikuti berbagai kegiatan yang disiapkan relawan. Suasana ceria perlahan terlihat, menggantikan rasa takut yang sebelumnya menghantui pasca banjir.
Selain pendampingan kepada anak-anak, relawan AAOC juga memberikan edukasi ringan kepada orang tua tentang pentingnya dukungan emosional dan perhatian terhadap kondisi psikologis keluarga setelah bencana.
Warga buket Abi desa rumoh rayoek mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap pendampingan psikologis dapat terus dilakukan hingga kondisi mental masyarakat benar-benar pulih, seiring dengan pemulihan lingkungan pasca banjir.
AOC menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana, baik melalui bantuan kemanusiaan maupun dukungan pemulihan psikososial pasca banjir.
(Pak nek)











