AHY Masih DiAcungi Jempol Dari Kader-Kader Partai Demokratnya

Senin, 24 Februari 2025 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta MBS,-  Ikatan Media Online (IMO) Indonesia kembali menyoroti dinamika di tubuh Partai Demokrat di tengah momentum suksesi kepemimpinan pada Kongres Ke-6 partai berlogo mercy itu.

 

Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub F. Ismail di Kebayoran, Jakarta, Senin (24/2/2025) mengatakan bahwa sejauh ini belum ada sosok leader potensial yang menyamai, apalagi mengungguli Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

 

“Hemat saya, belum ada yang punya kualifikasi setara AHY. Bahwa kemudian beberapa ada yang cukup potensial, memang iya. Tapi, dibandingkan dengan AHY tentu masih kalah jauh dari berbagai sisi,” kata Yakub.

 

Untuk itu, menurut Yakub, AHY memiliki peluang besar untuk kembali menakhodai partai Demokrat untuk periode 2025–2030.

 

“Optimisme saya beliau (AHY) akan kembali terpilih untuk periode kedua,” ujarnya.

 

*Sudah Teruji*

 

Yakub menambahkan bahwa AHY, meskipun secara usia masih terbilang cukup muda, dibandingkan beberapa politisi senior Demokrat lainnya, namun secara pengalaman dan kematangan dalam politik dan kepemimpinan tidak lagi diragukan.

 

“Kita tahu bahwa secara senioritas memang AHY bisa dibilang masih cukup muda. Tapi tidak dengan pengalaman dan kemampuannya dalam men-drive persoalan,” ucap Yakub.

 

Yakub mencontohkan fenomena penjegalan partai Demokrat belum lama ini yang dikomandoi Moeldoko dan kawan-kawan, nyata tidak berhasil menggeser posisi AHY dari kursi Ketum.

 

“Ini membuktikan bahwa secara kapasitas kepemimpinan dan kematangan mengatasi persoalan dinamika internal, AHY cukup bisa diandalkan,” urainya.

 

Ia tidak menampik bahwa kala itu, Demokrat sejengkal Lagi berada di jurang keruntuhan, kalau bukan terjadi dualisme.

 

Namun, berkat kepiawaian seorang AHY, hal itu mampu diredam dan di-take over sehingga tidak berlangsung lama.

 

“Di sana butuh kemampuan konsolidasi tingkat tinggi untuk mengunci ruang-ruang komunikasi strategis. Butuh loby-loby tingkat dewa dan kemampuan mengorganisir dukungan di akar rumput. Suatu kualitas yang tidak semua orang (pemimpin) punya dan bisa,” terang Yakub.

 

Dengan demikian, kata Yakub, pelajaran berharga yang dialami AHY membuatnya semakin dewasa, bijak dan matang dalam mengelola sistem kepartaian.

 

“Karenanya, harus diakui bahwa AHY masih muda dan sangat layak untuk mengisi posisi Ketum Partai Demokrat akan datang,” pungkasnya.

 

(Thoha)

Berita Terkait

Tim Gakkum DLH-Hub Tebo Verifikasi Lapangan Dugaan Pengalihan Sungai di Lahan Milik Bagong
Ketum Federasi Serikat Buruh Jurnalis (FSBJ) Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026.
Komite SMKN 2 Nganjuk Bungkam, Dana Partisipasi Rp300 Ribu Jadi Sorotan
Putra Mahkota Alam Hadiri HPN ke-80, Tegaskan Sinergi Pemerintah dan Pers
Pemkab Paluta Laksanakan Monitoring Pasokan dan Harga Bahan Pokok Jelang Bulan Suci Ramadhan.
Pemkab Paluta Kerja Sama Dengan BNN Tapsel Laksanakan Tes Urine Pejabat Eselon II, III dan IV.
Irdam XXI/Radin Inten Pimpin Karya Bakti Sosialisasi Gerakan Lingkungan Hidup Bebas Sampah (Zero Waste) Di Bandar Lampung
Polres Selayar Kembali Terima Laporan Penipuan Online, Pelaku Yang Mengaku Dari Kementerian Kuras Saldo Korban Puluhan Juta

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:35 WIB

Tim Gakkum DLH-Hub Tebo Verifikasi Lapangan Dugaan Pengalihan Sungai di Lahan Milik Bagong

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:54 WIB

Komite SMKN 2 Nganjuk Bungkam, Dana Partisipasi Rp300 Ribu Jadi Sorotan

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:56 WIB

Putra Mahkota Alam Hadiri HPN ke-80, Tegaskan Sinergi Pemerintah dan Pers

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:04 WIB

Pemkab Paluta Laksanakan Monitoring Pasokan dan Harga Bahan Pokok Jelang Bulan Suci Ramadhan.

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:42 WIB

Pemkab Paluta Kerja Sama Dengan BNN Tapsel Laksanakan Tes Urine Pejabat Eselon II, III dan IV.

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Kapolresta Pontianak Gandeng Guru Lawan Ideologi Ekstrem

Kamis, 12 Feb 2026 - 13:23 WIB