
Pontianak, -Mitramabes.com
Aksi demonstrasi di Pontianak menjadi ajang keprihatinan elemen masyarakat. Ketua Pemuda Pancasila Abriansyah, SH, MH biasa di sapa O ok menyampaikan harapan agar aksi mahasiswa dapat berlangsung damai tidak menjurus kepada pelampiasan anarkis.
Adriansyah menilai, penyampaian aspirasi penting untuk demokrasi. Namun, tetap harus dilakukan secara tertib dalam koridor demokrasi tanpa provokasi maupun perusakan fasilitas umum.
“Menyikapi eskalasi situasi yang terjadi di Kota Pontianak, Pemuda Pancasila dengan tegas menolak segala bentuk anarkisme yang merusak ketertiban dan persatuan bangsa. Demonstrasi adalah hak konstitusional sebagai ruang penyampaian aspirasi rakyat, bukan ajang untuk melakukan tindakan kekerasan dan perusakan,” kata Abriansyah di Pintianak, kamis (25/2/2026).
Menurut Abriansyah demonstrasi merupakan ruang aspiratif yang sejatinya jauh dari paham anarkisme. Pasalnya
Pemuda Pancasila Tolak Segala Bentuk Demontrasi Menjurus Anarkisme
Aksi turun ke jalan tetap harus dilakukan secara tertib dalam koridor demokrasi.
Ketua Pemuda Pancasila Kalbar Abriansyah menilai, penyampaian aspirasi penting untuk demokrasi. Namun, tetap harus dilakukan secara tertib dalam koridor demokrasi tanpa provokasi maupun perusakan fasilitas umum.
“Kami mengingatkan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan menghormati aturan hukum. Anarkisme bukanlah solusi, melainkan ancaman serius yang dapat memecah belah bangsa dan mengganggu stabilitas nasional. Tindakan anarkis hanya akan merugikan masyarakat luas dan menghambat proses demokrasi yang sehat,” ucap Ambriansyah.
Sebagai salah satu elemen masyarakat yang taat kepada nilai-nilai berbangsa, kata dia, Ook prihatin dengan kondisi Indonesia saat ini. Aulia mengajak masyarakat untuk menjaga kerukunan dan perdamaian.
Pemuda Pancasila mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan, guyub rukun, dan semangat persatuan. Mari kita gunakan ruang demokrasi dengan bijak, melalui dialog dan aksi damai yang konstruktif. Persatuan dan kedamaian adalah fondasi utama untuk membangun Indonesia yang kuat dan berkeadilan,” ucap ook.
Abriansyah mengajak untuk menjaga kekompakan dalam menjaga kerukunan bangsa dan negara. “Kami juga mengimbau kepada generasi muda untuk menjadi pelopor perdamaian dan menjaga nama baik bangsa. Hindari provokasi dan segala bentuk kekerasan yang dapat memperkeruh suasana. Bersama, kita wujudkan Indonesia yang harmonis dan maju,” ujarnya.
(Sy Mohsin)








