Abdul Haris Nasution : 27 Ha Lahan Serikat Tani Sukadamai Diserobot Oknum – Oknum Pejabat Pemkab Serdang Bedagai

Kamis, 6 Maret 2025 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SERGAI, Sumut (Mitramabes.com-) 

Hukum jangan berpihak tumpul keatas tajam kebawah dengan masalah yang menimpah warga yaitu salah satu saudara kita, Abdul Haris Nasution mengatakan 27 Hektar (Ha) lahan Serikat Tani Sukadamai, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara diduga diserobot oknum – oknum pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai.

Hal itu dikatakan Abdul Haris Nasution pada saat bertemu dengan Kongli Saragih S.Si Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Media Kilasnusantara.id Provinsi Sumatera utara, di salah satu warung Simpang Air Mancur, Desa Bamban Estate, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Senin (3/3/2025) sekira pukul 12.00 WIB.

Pada saat itu Kongli Saragih S.Si Kaperwil Kilasnusantara.id turun ke Kabupaten Serdang Bedagai dalam rangka melakukan peninjauan Alun – Alun Kabupaten Serdang Bedagai yang anggaran pembangunannya menelan biaya lebih kurang Rp 5 Miliar namun dikabarkan proyek tersebut sarat dengan korupsi.

Seusai melakukan peninjauan Alun Alun dan pertemuan dengan Serikat Tani Sukadamai, Sejumlah Wartawan dari berbagai media datang menemuinya untuk menanyakan hasil peninjauan dan pertemuan dengan Serikat Tani Sukadamai.

“Pemerintah itu harus mengayomi masyarakat dengan memberikan rasa nyaman secara psikis, melindungi, dan melayani. Bukan buat keresahan ditengah – tengah masyarakat. Terlebih menyerobot lahan pertanian rakyat,” ucap Kongli Saragih sebagai Kaperwil dan Ketua DPD Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (A-PPI)

“Pemerintah bersama dengan para aparaturnya, itu kan digaji dari uang rakyat. Nah, kalau lahan pertanian rakyat dalam hal ini lahan Serikat Tani Sukadamai yang katanya diserobot oleh oknum – oknum Pejabat Pemkab Serdang Bedagai, lalu rakyat mau makan apa ? Apa rakyat mau makan di rumah Bupati?” sambung Kongli Saragih.

“Aparat Penegak Hukum (APH) supaya tegak jangan miring dalam mengusut kasus ini. Bila perlu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar turun ke Kabupaten Serdang Bedagai guna mengusut kasus ini. Karena, di Kabupaten Serdang Bedagai ini, dikabarkan ada banyak kasus – kasus korupsi, begitu juga dengan rakyat yang terzalimi,” pungkas Kaperwil Provinsi Sumatera Utara tersebut.

Diharapkan penegakan hukum buat masyarakat Serdang Bedagai agar diluruskan agar masyarakat mendapatkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (AS)

Berita Terkait

Polres Tebo Cek Pangkalan Elpiji D&R, Pastikan Harga Sesuai HET dan Izin Lengkap
Bupati Bantaeng Pimpin Pemantauan Harga dan Stok Pangan di Dua Pasar Utama
Menjelang Ramadhan 1447 H, Satpol PP Tebo dan Polsek Rimbo Bujang Gelar Razia Pekat, Dua Wanita Terjaring
Kapolri Hadiri HUT KSPSI Ke-53, Tegaskan Akan Dukung Perjuangan Buruh.
*Sat Reskrim Polres Pagar Alam Berhasil Ungkap Kasus Curat dan Penadahan, Pelaku Diamankan Bersama Barang Bukti
Kerangka Pria Asal Sumbar Ditemukan di Terusan Nunyai, Polisi Dalami Penyebab Kematian
Dugaan Pembayaran Jelang Ujian di SMKN 1 Bagor Disorot, SLJ Kaji Langkah Hukum
Aceh Utara- PWO Aceh Utara Apresiasi Kemitraan Kapolda Aceh dalam Membangun Aceh Mesyuhu

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:13 WIB

Polres Tebo Cek Pangkalan Elpiji D&R, Pastikan Harga Sesuai HET dan Izin Lengkap

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:27 WIB

Bupati Bantaeng Pimpin Pemantauan Harga dan Stok Pangan di Dua Pasar Utama

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:01 WIB

Menjelang Ramadhan 1447 H, Satpol PP Tebo dan Polsek Rimbo Bujang Gelar Razia Pekat, Dua Wanita Terjaring

Selasa, 17 Februari 2026 - 07:12 WIB

Kapolri Hadiri HUT KSPSI Ke-53, Tegaskan Akan Dukung Perjuangan Buruh.

Selasa, 17 Februari 2026 - 04:48 WIB

Kerangka Pria Asal Sumbar Ditemukan di Terusan Nunyai, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Berita Terbaru