MitraMabes.com |Montong Terep – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan di Desa Montong Terep menuai keluhan dari para siswa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah murid, ditemukan kondisi makanan yang tidak layak konsumsi.
Para siswa mengungkapkan bahwa tempe yang disajikan dalam program tersebut dalam kondisi berjamur. Selain itu, sayur yang diberikan juga didapati terdapat ulat, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan kesehatan para penerima manfaat.
Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius, mengingat program MBG bertujuan untuk meningkatkan gizi dan kesehatan anak-anak sekolah. Namun, jika kualitas makanan tidak terjaga, justru berpotensi menimbulkan risiko kesehatan.
Beberapa murid memilih untuk tidak mengonsumsi makanan tersebut karena merasa tidak aman. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara terkait dugaan kelalaian dalam pengawasan kualitas makanan.
Pihak terkait diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pengolahan, distribusi, serta pengawasan makanan dalam program MBG.
Selain itu, diperlukan pengawasan ketat agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Masyarakat juga meminta agar ada transparansi dan tanggung jawab dari pihak pelaksana demi menjamin hak anak-anak untuk mendapatkan makanan yang sehat, layak, dan bergizi.
H.Ady –Kordinatour – MBS










