Hasil Lab Belum Juga Diberikan Meski Surat Secara Resmi Telah Dilayangkan Sesuai Arahan DLH Sergai.

Senin, 2 Maret 2026 - 01:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERGAI –  Mitra Mabes – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kembali menuai sorotan publik, khususnya dari kalangan wartawan dan masyarakat Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu. Hingga delapan hari kerja berlalu, DLH Sergai dinilai memperlambat transparansi informasi dengan belum memberikan hasil uji laboratorium terkait dugaan pencemaran limbah cair dari kilang ubi yang menyebabkan ribuan ikan mati massal di Sungai Liberia, Senin (02/03/2026).

Sebelumnya, pihak DLH Sergai disinyalir sempat meminta wartawan untuk membuat surat resmi terkait permintaan hasil lab tersebut guna melengkapi prosedur. Namun, meskipun surat telah dilayangkan pada hari Kamis, 19 Februari 2026, hasil uji laboratorium yang kabarnya sudah keluar tidak kunjung diberikan/dipublikasikan.

Masyarakat Desa Liberia dan awak media merasa kecewa dan mencium adanya indikasi “skenario” penutupan kasus. “Kami menuntut transparansi dari DLH Sergai. Hasil lab harus segera dibuka ke publik untuk memberi kepastian hukum, bukan justru didiamkan. Ikan-ikan ribuan mati massal, sungai bau, tapi tindak lanjut lamban, “ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.”

Kadis Lingkungan Hidup Sergai, Reza Firmansyah, sebelumnya juga dilaporkan bungkam saat dikonfirmasi terkait awak Media sudah layangkan surat resmi untuk menerima/mengetahui hasil laboratorium terkait temuan ikan mati di sungai Desa Liberia, sesuai arahan DLH Sergai, melalui Boy R Sihombing Kabid PKPLH Sergai.

Hingga berita ini diturunkan, pihak DLH Sergai belum memberikan keterangan resmi mengapa hasil lab yang krusial tersebut belum diumumkan kepada publik. Publik berharap integritas DLH Sergai tidak dipertaruhkan dalam kasus dugaan pencemaran limbah industri kilang ubi ini. (Syahrial).

Berita Terkait

Kasus BP2TD Mempawah Masih Koordinasi dengan Bareskrim, MAUNG Desak Kapolri Segera Menuntaskan, Harap Komisi III DPR RI Turun Tangan
Tekan Kejahatan Jalanan, Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor Berantai
Respons Cepat Laporan Warga, Polsek Stabat Amankan Diduga Pelaku Narkoba di Dendang
Sat Narkoba Polres Langkat Ungkap 38 Kasus Selama Februari 2026, Komitmen Berantas Peredaran Narkoba
DIDUGA BERADA DI KAB BUNGO JAMBI, NOVITA WARGA LABUHANBATU YANG PERGI DARI RUMAH SEJAK JULI 2025 MASIH DALAM PENCARIAN KELUARGA
Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan, Polres Langkat Ingatkan Pengendara Pakai Helm
Sat Reskrim Polres Nagan Raya Amankan Pelaku Pencurian Sawit di PT Fajar Baizuri
Secara Rutin dan Berkala Personil Polsek Cikulur Polres Lebak Intens Patroli Pantau Situasi Kamtibmas Cegah C3 , Balapliar dan Kejahatan Jalanan

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 01:30 WIB

Hasil Lab Belum Juga Diberikan Meski Surat Secara Resmi Telah Dilayangkan Sesuai Arahan DLH Sergai.

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:18 WIB

Kasus BP2TD Mempawah Masih Koordinasi dengan Bareskrim, MAUNG Desak Kapolri Segera Menuntaskan, Harap Komisi III DPR RI Turun Tangan

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:27 WIB

Respons Cepat Laporan Warga, Polsek Stabat Amankan Diduga Pelaku Narkoba di Dendang

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:22 WIB

Sat Narkoba Polres Langkat Ungkap 38 Kasus Selama Februari 2026, Komitmen Berantas Peredaran Narkoba

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:19 WIB

DIDUGA BERADA DI KAB BUNGO JAMBI, NOVITA WARGA LABUHANBATU YANG PERGI DARI RUMAH SEJAK JULI 2025 MASIH DALAM PENCARIAN KELUARGA

Berita Terbaru