Jakarta – Mitra mabes.com
Pertemuan Sultan Malik Samudera Pasai Teuku Haji Badruddin Syah ZFA , Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Kesultanan Cirebon/Sultan Sepuh Jaenudin II Arianatareja/Syarif Maulana Rd Heru Rusyamsi Arianatareja, Spsi, MH. / Pangeran Kuda Putih dan Wakil Presiden RI Bapak Gibran Rakabuming Raka.Jakarta 26 Februari 2026

Pertemuan antara Dipertuan Agung Dewan Adat Nasional RI ( DAN RI) Sultan Sepuh Cirebon dan Sekertaris Jenderal DAN RI
Sultan Malik Samudera Pasai Teuku Haji Badruddin Syah ZFA dan Bapak Wakil Presiden RI Bapak Gibran RR berlangsung hampir 2 jam siang ini di Istana Wapres Kebun Sirih Jakarta.

Hal yg dibahas adalah hal tanah Ulayat, Tanah Adat dan rekonsiliasi antara NKRI dengan Negara yg mendahuluinya yg menjadi pilar berdirinya Republik ini. Dibahas juga rencana RATAS dengan kementrian2 terkait hal ini juga akan dibuatnya Keppres DAN RI seperti pada periode Presiden2 sebelumnya . Sempat dibahas cukup lama hal tanah ulayat adat Kesultanan Cirebon juga hal
Pasca bencana di Aceh khususnya lahan2 sawah yg terbenam banjir bandang lalu dan perlu revitalisasi segera secara massive. Akan diadakan juga pertemuan lanjutan dg Bapak Presiden RI Bapak Prabowo Subianto. Lima poin Penting Yang Terus di perjuangkan DAN RI :
1. Pembuatan Keppres DAN RI
2. MEMBERI masukan UU tanah ulayat dan adat di DPR RI
3. Kedudukan Sultan / RAJA yg asli dlm kerangka NKRI
4. Pembahasan lanjutan dg kementrian terkait
5. Atensi pusat pada Cirebon dan Aceh yg lebih terfocus dan cepat
Ungkap Sultan Malik Samudera Pasai kepada Awak Media melalui Pesanan WA insya Allah Setiap perjuangan Mulia akan tuhan Wujudkan atas doa para wali dan Indatu kita. Aamiin Ya Rabb Aamiin 🤲
“pak nek”









