Taput- Mitramabes.com .
Informasi Viral ” yang beredar di media sosial, saat ini telah terjadi penculikan anak di Desa Simorangkir, Kecamatan Tarutung. Korban diketahui berusia 13 tahun dan beruntung berhasil meloloskan diri dari pelaku penculikan .
Kejadian bermula saat korban bertemu dengan seorang pria di jalan. Pelaku mengaku sebagai teman dari kakak korban dan membujuk juga mengatakan akan mengantar korban untuk bertemu kakaknya di Sipoholon.
Karena bujukrayu dan imingiming Jajan. dari penculik anak tersebut lalu percaya sianak atau korban kemudian diajak masuk ke dalam mobil pelaku.
setelah Dalam perjalanan, si korban mulai merasa curiga karena mobil tidak langsung menuju arah Sipoholon, melainkan berkeliling- keliling di kota Tarutung. Padahal, jika ingin ke Sipoholon seharusnya langsung melalui simpang empat Hutabarat agar lebih cepat, diduga pelaku penculik kurang memahami Jalan hingga pelaku mengambil jalur berputar dari kota .
Korban sempat menyampaikan kekhawatirannya karena merasa sudah terlalu jauh dari tempat tinggalnya dan sudah lewat rumah kakaknya apalagi sikorban takut orang tuanya marah.namun, pelaku terus membujuk korban dengan iming- iming akan memberikan banyak jajan dan meyakinkan bahwa mereka akan segera bertemu kakaknya.
Tidak lama kemudian, pelaku memberikan air minum kepada korban. Setelah meminum air tersebut, korban dilaporkan tertidur dan tidak sadarkan diri.korban kemudian tersadar saat sudah dibawa pelaku hingga ke desa Hutaraja .saat itu pelaku tiba-tiba menerima panggilan telepon .untuk menghindari pembicaraan pada saat menerima telepon ,pelaku turun menjauh dari mobil yang berhenti .
pelaku tidak mengetahui bahwa sikorban telah sadar , Melihat adanya kesempatan itu lalu korban dengan cepat melompat keluar dari mobil dan berlari menuju kerumunan orang yang berada di pinggir jalan.
Pada saat itu, kondisi sekitar cukup ramai karena ada kendaraan yang melintas lalu lalang dan beberapa orang yang sedang jogging. Pelaku sempat berusaha mengejar korban, namun karena situasi yang ramai dan takut menarik perhatian, pelaku akhirnya membatalkan pengejaran dan melarikan diri.sikorban kemudian ditolong oleh warga sekitar.
Salah seorang warga menghubungi kenalannya di Desa Simorangkir untuk memberi tahu keluarga korban. Setelah menceritakan kejadian yang dialaminya, orang tua korban datang menjemput korban.hingga saat ini, kejadian tersebut menjadi perhatian masyarakat dan diharapkan kepada warga Taput agar hati- hati terhadap orang yang tidak dikenal dan mari kita jaga anakanak kita dan berikan nasehat agar menjauhi orang yang tidak dikenal .
Kejadian ini mari kita jadikan pelajaran berharga agar tidak terjadi lagi apalagi menimpa keluarga kita , jadikan kejadiaan ini menjadi Worning bagi semua pihak untuk lebih waspada terhadap kejahatan, khususnya ” “penculikan “yang menyasar anak-anak..
pelaku penculikan hingga berita ini di terbitkan indetitas pelaku tidak diketahui .
[ Editor- Smarth. ]










