Humbahas- Mitramabes.com .
Bupati Humbang Hasundutan Dr.Oloan P Nababan,SH.,M.H menghadiri launching SPPG Holong Ondolan Indonesia Emas 08 di Desa Onan Ganjang, Kecamatan Onan Ganjang Kamis, 19 Februari 2026. Acara dirangkai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita menandai launching Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) .
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kajari Humbang Hasundutan Donald Togi Josua Situmorang, Sekda Chiristison R. Marbun, Anggota DPRD Bosfer Nababan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sabar Purba, Kadis Kesehatan P2KB Alexander Gultom, Kadis Pendidikan Martahan Panjaitan, Kadis Perhubungan Binsar Marbun, Kadis Kominfo Adrianus Mahulae, Ka. Satpol PP Andi Sihombing, serta Camat Onan Ganjang Roland Marbun.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan, Donal Simanjuntak, mengapresiasi dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas komitmen dan kolaborasi nyata Yayasan Holong Ondolan dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat. Launching SPPG ini bukan sekedar seremoni, tetapi merupakan langkah strategis dan konkret dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan gizi masyarakat.
Selanjutnya Dr. Hendri Tumbur Simamora, SE.,M.Si menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya atas dukungan semua pihak sehingga SPPG Holong Ondolan 8 ini dapat berdiri dan siap melayani masyarakat khususnya masyarakat Kecamatan Onan Ganjang. Senin, 23 Februari 2026 akan mulai melakukan pendistribusian MBG di Kecamatan Onan Ganjang, tutup Hendri Tumbur.
Sementara itu, Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor agar program berjalan efektif, transparan dan tepat sasaran. Kehadiran unsur Forkopimda dan pimpinan OPD dalam launching ini sebagai komitmen bersama dalam mengawal pelaksanaan program, sehingga benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya para pelajar, serta menjadi langkah nyata membangun SDM unggul di Kabupaten Humbang Hasundutan.
Bupati berpesan kepada seluruh pekerja dapur agar menyiapkan makanan bagi para pelajar dan guru dengan penuh tanggung jawab dan kasih sayang, seperti memasak untuk anak sendiri. Ia menekankan bahwa kualitas, kebersihan, dan kandungan gizi harus menjadi prioritas utama dalam setiap proses pengolahan.
Penyajian SPPG kita harus menganggapnya untuk anak-anak kita sendiri. Masaklah dengan hati, jaga kebersihan dan kualitasnya. Jangan pernah mengurangi hak anak-anak kita,” tegas Bupati, seraya mengingatkan bahwa kepedulian dan ketulusan menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.
[. Editor- Smarth. ]










