MITRA MABES.COM//Jakarta – Komitmen Pemerintah Kota Prabumulih dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kembali ditegaskan melalui langkah konkret. Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Bpk. Djoko Lisyano, S.K.M., M.Si., Kepala BAPPEDA Ir. Abu Sohib, M.Si., Direktur RSUD dr. Ade Nur Ikhlas, serta Kepala Bagian Prokopim Ibu Herli Apriani, S.E., M.Si., melaksanakan audiensi ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia guna membahas proposal bantuan sarana dan prasarana, alat kesehatan, serta penguatan sumber daya manusia kesehatan (SDMK),Kamis(19/2/2026)
Rombongan Pemerintah Kota Prabumulih diterima langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbiwono, bersama jajaran pejabat tinggi Kementerian Kesehatan, di antaranya Dirjen Kesprimkom Ibu Endang Sumiwi, Dirjen SDMK Ibu Yuli Farianti, Sahli Menkes Bidang Ekokes Bpk. Bayu Teja, Ses Ditjen P2 Bpk. Andi Saguni, Ses Ditjen Kesprimkom Ibu Hendrastuti Pertiwi, Dir. Prodis Alkes Bpk. Dede Mulyani, Karo Perencanaan Bpk. Liendha Andajani, MoD Passkas Ibu Sukiyani, serta jajaran terkait lainnya.
Audiensi ini menjadi momentum penting bagi Kota Prabumulih dalam memperjuangkan peningkatan fasilitas kesehatan, baik untuk Dinas Kesehatan, RSUD Prabumulih, maupun seluruh Puskesmas yang tersebar di wilayah kota. Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota H. Arlan memaparkan secara komprehensif kebutuhan sarana dan prasarana, pembaruan alat kesehatan, hingga penguatan tenaga medis dan tenaga kesehatan guna menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

Menurut Wali Kota, peningkatan kualitas layanan kesehatan merupakan salah satu prioritas utama Pemerintah Kota Prabumulih. Seiring bertambahnya jumlah penduduk dan meningkatnya kebutuhan layanan medis, dukungan dari pemerintah pusat menjadi sangat penting agar fasilitas kesehatan di daerah mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional.
“Kami ingin memastikan masyarakat Kota Prabumulih mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan berkualitas. Oleh karena itu, dukungan sarana, prasarana, alat kesehatan, serta penguatan SDM menjadi kebutuhan mendesak agar pelayanan dapat berjalan optimal,” ungkapnya dalam audiensi tersebut.
Tidak hanya Kota Prabumulih, audiensi ini juga diikuti oleh Pemerintah Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara, yang dihadiri Bupati Amizaro Waruwu, S.Pd., M.IP., serta Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat, yang dihadiri Bupati Annisa Suci Ramdhani, S.H., LLM. Kehadiran sejumlah kepala daerah ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam memperkuat sistem kesehatan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Kementerian Kesehatan menyambut baik usulan yang disampaikan serta memberikan arahan terkait mekanisme, tahapan, dan skema bantuan yang dapat diakses oleh pemerintah daerah. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat realisasi program-program kesehatan yang telah direncanakan.
Pemerintah Kota Prabumulih menegaskan bahwa upaya ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk keseriusan dalam membangun sektor kesehatan yang berkelanjutan. Dengan fasilitas yang memadai dan tenaga kesehatan yang kompeten, masyarakat diharapkan dapat merasakan pelayanan yang lebih maksimal, mulai dari tingkat Puskesmas hingga rumah sakit rujukan.
Harapan besar pun disampaikan agar proposal yang telah diajukan dapat diterima dan direalisasikan oleh Kementerian Kesehatan RI. Jika terealisasi, bantuan tersebut akan menjadi langkah signifikan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kota Prabumulih.

Langkah strategis ini sekaligus membuktikan bahwa Pemerintah Kota Prabumulih terus bergerak aktif, membangun komunikasi dan sinergi lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen kuat, Prabumulih optimistis mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin prima, modern, dan merata bagi seluruh warganya.
(Reporter Jhony)










